Home / Berita

Senin, 24 Agustus 2020 - 13:02 WIB

Berikut Kelebihan Pemanfaatan Panas Bumi Dibanding Sumber Energi Lainnya

Pipa panas bumi di PLTP Kamojang, Jawa Barat. (Foto: Dok. ADPPI)

Pipa panas bumi di PLTP Kamojang, Jawa Barat. (Foto: Dok. ADPPI)

Pipa panas bumi di PLTP Kamojang Jawa Barat. (Foto: Has/ADPPI)

PABUMNews – Dikutip dari Buku Rencana Strategis Direktorat Jenderal EBTKE Tahun 2020-2024, yang terbit April 2020, energi panas bumi memiliki banyak kelebihan dibanding energi fosil bahkan dengan energi baru terbarukan (EBT) lainnya. Kelebihan-kelebihan tersebut menjadi dasar atau rasionalitas pemanfaatan panas bumi dibanding energi lainnya. Inilah kelebihan panas bumi:

Pertama, Potensi yang sangat besar

Indonesia memiliki potensi 23,9 GW (B.Geologi, Des 2019) dan kapasitas terpasang baru sekitar 2,1 GW. Dengan melimpahnya potensi tersebut, pemanfaatan panas bumi dapat lebih membangun mewujudkan kemandirian energi daerah setempat sebab energi panas bumi tidak dapat didistribusikan, apalagi diekspor.

Kedua, lebih handal dibandingkan energi fosil

Kelebihan energi panas bumi dengan energi fosil di antaranya: Masa Operasi PLTP dapat lebih dari 30 tahun; Pengembangan infrastruktur energi yang berkelanjutan (Fosil fuel dapat habis); Tidak membutuhkan bahan bakar; Tidak ada eskalasi biaya bahan bakar sehingga harga lebih stabil di masa depan; Availability factor yang paling tinggi (90-95%);

Ketiga, ramah lingkungan

Memiliki dampak potensi pencemaran yang minimal; Emisi CO2 hanya berkisar di angka 75 gram/kWh (pakai referensi lapangan Indonesia), jauh lebih rendah dari emisi yang dihasilkan oleh gas alam, minyak bumi, diesel ataupun batubara; Tidak merusak kondisi bentang awal seperti pada kegiatan pertambangan; Keanekaragaman hayati terjaga;

Baca Juga  "The 5th IIGCE" Dimulai Besok

Keempat, lebih handal dibandingkan EBT yang lain

Kelebihan panas bumi dari energi baru terbarukan (EBT) lainnya, di antaranya: Tidak tergantung musim; Tidak bersifat intermittent; Availability Factor yang paling tinggi (90-95%); Penggunaan lahan yang lebih kecil daripada EBT lainnya.

(Has)

Berita ini 5,090 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita

Atasi Kurangnya SDM Unggul di Sektor EBT, PGE Teken Kerjasama dengan Universitas Pertamina

Berita

KS Orka Kembangkan Panasbumi Simbolon-Samosir Sumatera Utara

Berita

Teknologi Hijau, Kunci Pembangunan Keberlanjutan

Berita

Di Lahendong, Panasbumi Digunakan untuk Memproduksi Gula

Berita

Tiga WPSPE Panasbumi 126 MW Siap Ditawarkan

Berita

Eksplorasi Panasbumi di Madiun-Ponorogo  Masih Tunggu Izin Menhut

Berita

Inilah Lima WKP yang Masa Eksplorasinya Berakhir Tahun 2018

Berita

Menteri ESDM Luncurkan Buku Potensi Panasbumi 2017