Air Panas Gunung Talang Menghangatkan Dunia Wisata Solok

Air Panas Gunung Talang Menghangatkan Dunia Wisata Solok
Warga menikmati air panas alami Gunung Talang. Sumber foto :pangeranautorental.com

PABUMNews – Gunung Talang di Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat, selain membawa bencana karena sudah berkali-kali meletus, juga membawa berkah. Abu vulkanik yang menyebar ke wilayah Solok dan sekitarnya membuat tanah Solok sangat subur sehingga sangat baik untuk kawasan pertanian. Selain teh yang sejak dulu menjadi ikon Solok, beragam komoditas pertanian dari kaki Gunung Talang sudah sejak lama mencukupi kebutuhan masyarakat Solok dan daerah sekitarnya.

Berkah lainnya adalah air panas. Seperti gunung berapi lainnya, Gunung Talang pun mengeluarkan air panas. Maka di Solok muncul sejumlah tempat wisata air panas yang selalu ramai dikunjungi warga. Tak heran jika ada orang yang bilang air panas Gunung Talang menghangatkan dunia wisata Solok.

Ada empat kecamatan yang berdekatan dengan Gunung Talang, yakni Kecamatan Lembah Gumanti, Danau Kembar, Gunung Talang, dan Lembang Jaya. Nah, objek wisata air panas yang banyak dikinjungi warga di antaranya di wilayah Kecamatan Lembang Jaya. Di sini terdapat puluhan pemandian air panas yang dikelola warga secara mandiri sebab pemandian-pemandian tersebut berada di tanah hak milik warga.

Orang yang berkunjung ke lokasi air panas Lembang Jaya tak cuma hanya ingin menikmati segarnya air panas, tapi ada juga yang melakukan terapi. Warga percaya, air panas Gunung Talang bisa menyembuhkan berbagai penyakit, terutama penyakit kulit dan rematik.

Pada hari-hari libur, pemandian air panas di kawasan Gunung Talang biasanya padat pengunjung. Mereka tak hanya datang dari Solok tapi juga dari daerah lainnya di Sumatera Barat.

Harap hati-hati

Satu hal yang harus diingat oleh pengunjung, air pemandian di Lembang Jaya umumnya benar-benar panas, bukan hangat kuku. Oleh karena itu sangat disarankan setiap pengunjung yang akan berenang atau mandi, jangan langsung menceburkan badan ke kolam, tapi harus melakukan penyesuaian suhu badan dengan suhu air terlebih dahulu. Hal ini sangat disarankan untuk menghindari cedera saat Anda berenang atau mandi. Caranya, rendam dulu kaki selama beberapa saat sambil duduk di tepi kolam, kemudian tangan, kemudian siramlah badan beberapa kali. Setelah dirasa cukup, Anda bisa terjun ke kolam.

Di Lembang Jaya pun Anda bisa merasakan hantaman air terjun panas yang jatuh dari ketinggian lebih dari lima meter. Konon, jika Anda kuat menahan derasnya air panas dari air terjun ini, maka kondisi badan Anda bisa diartikan masih fit! Wallohu alam

Hal menarik lainnya adalah perjalanan menuju lokasi air panas. Selain alamnya yang masih asri, Anda pun bisa melihat sejumlah rumah adat minang atau rumah gadang penduduk “nagari” yang masih terawat. Hal ini menandakan bahwa penduduk Lembang Jaya, masih memegang tinggi adat istiadat para leluhur.

***

Gunung Talang yang juga bernama Salasi atau Sulasi ini jauhnya sekitar 9 km dari Ibukota Kabupaten Solok, atau sekitar 40 km sebelah timur Kota Padang. Ketinggiannya mencapai 2.597 m, dan merupakan salah satu gunung api aktif di Sumatera Barat. Gunung ini sudah meletus berkali-kali sejak tahun 1833.

Potensi energi panasbumi Gunung Talang pun kini sedang digarap oleh konsorsium PT. Hitay Daya Energi dan PT Dyfco Energi. Pemerintah telah menetapkan konsorsium kedua perusahaan tersebut sebagai pengembang Wilayah Kerja Panasbumi (WKP) Gunung Talang-Bukit Killi. Ditargetkan, Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi (PLTP) dari WKP Gunung Talang beroperasi pada 2021.

Project Manager PT Hitay Daya Energi, Novianto, mengatakan, dari hasil survei, kawasan Gunung Talang memiliki potensi panasbumi sekitar 66 MW. Pihaknya dipercaya untuk melakukan pengeboran terhadap panasbumi di Gunung Talang dan Bukit Kili untuk 20 MW.
“20 Mw ini setara dengan kemampuan listrik menerangi 20 ribu unit rumah penduduk,” katanya. (ES)