Air Panasbumi Berikan Harapan Baru untuk Desa Pangi

Air Panasbumi Berikan Harapan Baru untuk Desa Pangi

Para pengunjung menikmati hangatnya air panasbumi Pangi di tengah temaramnya sinar matahari. (Foto: Bhantayo.id)

PABUMNews – Gorontalo merupakan daerah yang kaya akan sumber air panas alami sebagai ciri bahwa daerah yang dikenal sebagai Serambi Madinah ini kaya akan potensi panasbumi. Salah pemandian air panas di Gorontalo yang terkenal adalah Pemandian Air Panas Lombongo di Desa Lombongo, Kecamatan Suwawa. Sekedar untuk di ketahui, kawasan Suwawa telah ditetapkan sebagai wilayah kerja panasbumi (WKP). Rencananya, WKP Suwawa dilelang tahun 2020.

Sekarang ini, di WKP Suwawa, muncul pemandian air panas yang baru, namanya pemandian air panas Pangi. Sesuai namanya, pemandian ini berada di Desa Pangi yang terletak di Kecamatan Suwawa Timur, kecamatan yang relatif baru hasil pemekaran dari Suwawa.

Jika dibandingkan dengan Lombongo yang sudah eksis sejak tahun 1989, pemandian air panas Pangi memang belum apa-apa. Karena baru berdiri, fasilitas di pemandian air panas ini masih sangat sederhana.

Yang menarik perhatian dari pemandian air panas Pangi adalah semangat Pemerintahan Desa Pangi dan masyarakatnya untuk membangun objek wisata dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada, yakni panasbumi.

“Pangi mendapat limpahan berkah dari panasbumi berupa air panas alami. Amat sayang jika berkah alam ini tak kami manfaatkan,” kata Adam (32), tokoh pemuda Desa Pangi.

Pemandian air panas Pangi dibangun tahun 2017 dengan memanfaatkan alokasi dana desa (ADD). Dengan anggaran lebih dari Rp 173 juta, terwujudlah sebuah kolam pemandian air panas berukuran 6 x 12 meter. Selain itu berdiri pula sejumlah pondok atau gazebo kuliner di sekitarnya serta fasilitas lainnya, di antaranya ruang ganti.

Proyek pembangunan pemandian ini dikerjakan secara gotong royong oleh warga setempat.

Insting bisnis masyarakat Pangi memang patut mendapat acungan jempol. Dua tahun berdiri, pemandian air panas kini mulai menjadi salah satu tujuan wisata masyarakat. Tak hanya masyarakat wilayah Suwawa, tapi juga dari luar. Terutama pada hari-hari libur, pemandian Pangi akan padat pengunjung.

Selain itu, pemandian air panas Pangi pun menjadi magnet bagi kegiatan ekonomi warga. Sekarang ini, seiring dengan makin banyaknya pengunjung, di lokasi pemandian banyak warga Pangi yang melakukan kegiatan perdagangan.

“Sudah banyak masyarakat yang berkunjung. Pembangunan akan terus kami lakukan dengan menambah beberapa wahana wisata,” kata Sekretaris Desa Pangi, Roni Saleh kepada wartawan setempat.

Bagi Pangi, kegiatan pemanfataan langsung panasbumi ini memberikan harapan baru. Siapa tahu dengan upaya maksimal dan dukungan semua pihak, ke depan Pangi menjadi salah satu tujuan wisata terkenal di Gorontalo, atau bahkan di Sulawesi. (es)