Fitch Solutions: Tahun 2022 Panasbumi Indonesia Salip Amerika Serikat

Fitch Solutions: Tahun 2022 Panasbumi Indonesia Salip Amerika Serikat

Kompleks Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi (PLTP) Muara Laboh. (Foto: Dok. Supreme Energy)

PABUMNews – Dalam catatan Fitch Solutions, lembaga konsultan finansial yang berkedudukan di Amerika Serikat, Indonesia mencapai tingkat pertumbuhan rata-rata 9,2 persen per tahun dalam pengembangan panasbumi. Dengan pertumbuhan tersebut, Fitch Solutions yakin bahwa Indonesia akan menjadi nomor satu di dunia dalam kapasitas panasbumi di tahun 2022, menyalip Amerika Serikat yang saat ini masih di berada di urutan satu.

Seperti diketahui, akhir tahun 2018 lalu kapasitas panasbumi Amerika Serikat mencapai 3,591 MW, sementara Indonesia berada di urutan ke dua (1.948,5 MW) dan Filipina berada di urutan ketiga (1.868 MW). Sedangkan kapasitas PLTP secara global saat ini mencapai 14.369 MW.

Di lain pihak, berbagai catatan menyatakan, hingga akhir 2018 kapasitas pembangkit listrik panasbumi (PLTP) Indonesia mencapai 1.948,5 MW. Namun Fitch Solutions dalam laporannya tanggal 8 Mei 2019 lalu (Business Times, 9 Mei 2019) memperkirakan bahwa kapasitas listrik panasbumi Indonesia mencapai 2 GW.

Fitch Solutions bisa benar, sebab seperti kita ketahui, tak semua prosuksi listrik dari PLTP disalurkan ke PLN, akan tetapi ada sebagian kecil yang digunakan oleh pengembang untuk memenuhi kebutuhan listrik di lingkungan PLTP-nya.

“Indonesia adalah salah satu yang berkinerja terbaik di dunia untuk tenaga panas bumi, nomor dua setelah Amerika Serikat untuk keseluruhan perkiraan kapasitas terpasang pada tahun 2019,” tulis laporan lembaga itu.

Tahun 2018, Indonesia memang unggul dalam pemanfaatan panasbumi dan menjadi penyumbang terbesar kedua terhadap kapasitas panasbumi global dengan menyumbang 139 MW. Sementara penyumbang terbesar ditempati Turki sebesar 294 MW. Di sisi lain, Amerika Serikat, negara dengan kapasitas panasbumi terbesar di dunia, tahun 2018 hanya menyumbang penambahan 48 MW.

Daftar penyumbang kapasitas panasbumi terbesar tahun 2018

Turki – 294 MW
Indonesia – 139 MW (penambahan di Sorik Marapi dan Lumut Balai, direncanakan menambah 95 MW tahun ini, tetapi tidak terhubung ke jaringan sebelum akhir tahun)
AS – 48 MW
Islandia – 45 MW
Selandia Baru – 25 MW
Kroasia – 18 MW
Cina – 15 MW
Jerman – 3 MW
Negara lain – 1 MW

Upaya Indonesia dalam memanfaatkan energi panasbumi juga tampak cukup agresif dibanding negara-negara lain. Dalam periode 10 tahun, sejak 2009 hingga 2019 Indonesia mencatatkan petumbuhan kapasitas panasbumi terbesar kedua setelah Turki, yakni sebesar 956 MW, sementara Turki sebesar 1.317 MW. Disusul kemudian oleh Amerika Serikat sebesar 599 MW.

Daftar negara dengan pertumbuhan panasbumi terbesar dalam 10 tahun terakhir (periode 2009 hingga 2018)

Turki – 1.317 MW
Indonesia – 956 MW
A.S. – 599 MW
Kenya – 509 MW
Selandia Baru – 421 MW
Islandia – 180 MW
Italia – 134 MW
Chili – 48 MW
Lainnya – 177 MW.

(es)