Italia Minati Panasbumi Indonesia

Italia Minati Panasbumi Indonesia

PLTP Larderello di Italia (sumber foto: thinkgeoenergy)

PABUMNews-Italia, negara yang menjadi pionir dalam pemanfaatan panasbumi menjadi energi listrik, berminat menjalin kerjasama dengan Indonesia. Duta Besar Italia untuk Indonesia, Vittorio Sandalli mengungkapkan, penggunaan energi ramah lingkungan seperti energi panasbumi merupakan prasyarat untuk memperbaiki iklim.

Hal itu diungkapkan Vittorio Sandalli dalam konfrensi pers pembukaan pameran bertajuk Italy: The Beauty of Knowledge di Jakarta, Selasa (5/2/2019).

“Dari sisi lingkungan, pemanfaatan energi ramah lingkungan adalah salah satu kriteria dan prasyarat untuk memperbaiki iklim,” kata Vittorio Sandalli seperti dirilis Antara, Selasa (5/2/2019).

Ditambahkannya, Italia memiliki lima gunung berapi aktif dan menjadi pemimpin pengembangan energi panasbumi dengan pengalaman lebih dari 150 tahun. Vittorio menyatakan, Itali memiliki teknologi yang mumpuni dalam bidang pengusahaan energi baru terbarukan (EBT), termasuk panasbumi.

Melimpahnya sumber EBT yang dimiliki Indonesia memang menjadi salah satu bidikan Italia. Oleh karena itu, berbarengan dengan peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Itali-Indonesia yang jatuh pada 29 Desemeber 2019, Kedutaan Besar Italia menggelar pameran Italy: The Beauty of Knowledge untuk menunjukkan perkembangan dan kemajuan teknologinya dalam berbagai bidang kepada masyarakat Indonesia.

Pameran dibuka untuk umum dari tanggal 6 sampai dengan 31 Maret 2019.

Menurut Vittorio, pengembangan teknologi panasbumi merupakan salah satu sektor yang benar-benar bisa dikerjasamakan dengan Indonesia, mengingat Indonesia juga kini sedang fokus pada pemanfataan energi bersih itu.

“Italia juga memiliki teknologi yang sangat canggih untuk pengembangan energi surya, energi angin, dan energi arus laut. Jadi kesemuanya ini bisa menjadi bidang-bidang kerja sama yang sangat konkret dengan Indonesia,” katanya.

Kerjasama antara Indonesia-Italia di bidang panasbumi, sebenarnya sudah terjalin dengan masuknya Enel Green Power, perusahaan panasbumi yang mengelola PLTP Larderello, di Provinsi Pisa, di negara pizza tersebut. Enel kini tengah melalukan kegiatan eksplorasi di WKP Way Ratai, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Proyek ini digarap Enel bekerjasama dengan peusahaan panasbumi Indonesia, PT. Optima Nusantara Energy. Rencananya, kapasitas yang akan dikembangkan adalah 55 MW.

Enel merupakan perusahaan multinasional Italia yang juga mengoperasikan PLTP di Chile dan Amerika Serikat. Sementara PLTP Larderello, merupakan PLTP tertua dan pertama di dunia. PLTP ini merupakan pembangkit yang fenomenal dan menjadi legenda keberhasilan Italia sebagai negara pertama di dunia yang berhasil memanfaatkan energi panasbumi menjadi energi listrik.

Kerjasama Indonesia- Italia di sektor EBT lainnya juga sudah terjalin dengan rencana pembangunan fasilitas minyak lestari (green refinery). Kerjasama ini diwakili oleh Pertamina dan perusahaan energi terkemuka Italia, ENI. Melalui kerja sama dengan ENI, Pertamina akan mengolah CPO maupun bahan lainnya menjadi minyak diesel yang ramah lingkungan. ENI adalah perusahaan energi yang menguasai teknologi bio-refineries di Italia dan berpengalaman mengembangkan EcofiningTM dengan UOP.

Mengutif kemlu.go.id, Presdir Pertamina, Nicke Widyawati, menyatakan, kesepakatan kerja sama dengan ENI Italia adalah untuk membangun fasilitas bio-refinery dengan mengkonversi kilang yang ada di Plaju. Fasilitas ini akan mengoptimalkan berbagai sumber daya lokal untuk diolah menjadi biofuel.(es)