Jaga Ketersediaan Makanan Hewan Liar, Geo Dipa Sponsori Penanaman Pohon di Gunung Patuha

Jaga Ketersediaan Makanan Hewan Liar, Geo Dipa Sponsori Penanaman Pohon di Gunung Patuha

Kompleks PLTP Patuha (Foto: Geo Dipa Energi)

PABUMNews – Puluhan siswa SD dan SMP melakukan penanaman pohon di kawasan Gunung Patuha di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi (PLTP) Patuha, Desa Sugihmukti, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Kegiatan yang disponsori PT Geo Dipa Energi, BUMN panasbumi pengelola PLTP Patuha itu, digelar pada Selasa (18/6/2019). Tujuannya, selain menjaga kelestarian lingkungan Gunung Patuha terutama untuk menjaga stabilitas airnya, juga untuk menyediakan makanan bagi sejumlah hewan liar yang menghuni gunung tersebut.

Pohon yang ditanam sebanyak 200 bibit pohon rasamala, puspa, salam, manglid, dan huru. Menurut General Manager PT. Geo Dipa Energi (Persero) Unit Patuha Supriadinata Marza, sesuai penjelasan HSE Manager PT Geo Dipa Energi Unit Patuha, M.S Dencio, pohon-pohon ini merupakan bagian dari penjagaan jembatan makanan untuk surili, lutung, dan owa jawa yang banyak ditemukan di kawasan Gunung Patuha.

“Sebab, secara prinsip, jenis monyet yang langka ini harus memakan sekitar 60 persen dedaunan muda untuk kesehatan pencernaan dalam kehidupan. Poin penting yang dapat disampaikan bahwa jaringan rantai makanan untuk rantai kehidupan ini dapat terpenuhi,” ujar Supriadinata.

Sedikitnya 80 siswa yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Selain para siswa, kegiatan ini pun melibatkan Dinas Lingkungan Hidup, Perhutani BKPH Ciwidey, PTPN VIII Rancabolang, The Aspinall Foundation, Bird Life Indonesia, Perhimpunan Anggrek Indonesia, dan Pencinta Alam Patuha.

Supriadinata menambahkan, keterlibatan para siswa di sekitar lokasi PLTP, sebagai upaya untuk menanamkan kesadaran terhadap pentingnya kelestarian lingkungan sejak dini, demi keberlangsungan hidup masyarakat dan generasi mendatang.

Dijelaskannya, penyelamatan lingkungan, rehabilitasi hutan dan lahan melalui konservasi tanah dan air serta reboisasi dan penghijauan sudah tidak dapat ditunda lagi.

“Bumi kini tengah menghadapi ancaman global yang serius, seperti banjir, erosi, tanah longsor, kekeringan, pemanasan global, rusaknya lingkungan alam, kepunahan, hingga punahnya beberapa jenis flora dan fauna dan sebagainya. Oleh karena itu hutan yang terpelihara dengan baik dan lahan yang ditumbuhi pepohonan dengan cukup akan melindungi lahan di sekitarnya. (es)