Kawah Ijen, Kaldera yang Mendunia

Kawah Ijen, Kaldera yang Mendunia

Penampakan api biru (blue fire) di Kawah Ijen. (Foto: phinemo.com)

PABUMNews – Panas bumi vulkanik Gunung Ijen di Jawa Timur menciptakan kawah eksotis yang langka di dunia: kawah atau kaldera Ijen. Bahkan, keajaiban yang disuguhkan kawah Ijen teramat sangat langka. Semua pendaki dan pecinta alam pasti tahu bahwa hanya ada dua kawah di dunia yang mengeluarkan api biru (blue fire). Satu di Islandia, satu lagi ya Kawah Ijen.

Kalau diamati, blue fire di kawah Ijen ini mirip nyala api di kompor elpiji. Nah api biru ini menyala di hamparan kawah. Sayangnya, api alami ini hanya bisa disaksikan pada saat dinihari, antara pukul 02.00 hngga pukul 03.00.

Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menko Kemaritiman Jenderal Luhut Panjaitan sempat mendaki ke kawah Ijen dan menyaksikan keajaiban alam ini.

Wartawan sebuah portal berita nasional pada Desember 2019 lalu sempat mewawancari salah seorag pelancong dari Eropa Timur yang telah melancong ke sejumlah gunung api di seantero dunia. Pelancong yang bernama Lucas itu mengatakan, ia sempat berkunjung ke pegunungan blue fire di Islandia.

“Namun menurut saya, bila dibandingkan dengan di Islandia, jauh lebih cantik di sini (Ijen),” ujarnya.

Selain mengeluarkan api biru, kawah Ijen yang merupakan bagian dari WKP Blawah-Ijen ini, danaunya tercatat sebagai danau kawah terbesar di dunia. Kawah ini pun, konon, bisa memproduksi sekitar 40 juta meter kubik belerang.

Penampakan kawah ini sangat elok. Hamparan air biru bercampur putih, yang diselimuti kabut tipis, memberikan kesan ketenangan abadi. Tapi awas hati-hati, danau ini berkedalaman sekitar 150 meter lebih dengan derajat keasaman yang sangat tinggi. Konon karena keasaman yang tinggi ini, air danau kawah Ijen bahkan bisa melarutkan kain dan jari.

Kawah ini disukai para pelancong mancanegara. Coba buka youtube tentang kawah Ijen. Selain video unggahan saudara-saudara kita sebangsa dan setanah air Indonesia, banyak pula unggahan video tentang kawah Ijen yang dibuat oleh kawan-kawan kita dari Eropa. Hal ini mengartikan bahwa kawah Ijen memang sudah mendunia.

Kawah ini dikelola oleh pihak BKSDA. Untuk membuat nyaman pengunjung, pihak pengelola membangun sejumlah sarana, di antaranya homestay di bawah kawah yang bisa disewa oleh pengunjung untuk beristirahat.

Panabumi Ijen sendiri akan segera dimanfaatkan menjadi energi listrik bebas karbon. Pengelolanya adalah perusahaan nasional PT Medco Energy, yang juga pengelola PLTP Sarulla di Sumatera Utara. (es)