Kembangkan Patuha dan Dieng, GDE akan Bangun Proyek Rp 10 Triliun

Kembangkan Patuha dan Dieng, GDE akan Bangun Proyek Rp 10 Triliun

PABUMNews- PT Geo Dipa Energi (GDE) kini bersiap-siap membangun PLTP (Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi senilai Rp 10 triliun dengan sumber biaya Bank Pembangunan Asia (ADB).

Proyek yang akan dibangun itu akan berkapasitas 250 MegaWatt (MW) di dua tempat yakni di Dieng, Banjarnegara (Jawa Tengah) dan Patuha, Bandung (Jawa Barat).

Direktur Utama PT. GDE, Riki Ibrahim, menyebutkan, proyek itu merupakan pengembangan panasbumi Dieng dan Patuha jilid II, jilid III, dan jilid IV.

“Kapasitasnya 250 MW, jika dikali USD 5 juta, kira-kira Rp 10 triliun,” ungkap Riki.

Ditambahkannya, pihaknya telah melaporkan renacana proyek tersebut ke Komisi Pemberantasan Korupsi, dan ke depan pihaknya pun akan melapor ke kepolisan, kejaksaan dan BPK.

“Sesuai dengan SOP, saat ini harus juga mendapat pendampingan, baik dari KPK, institusi lainnya, polisi, kejaksaan, mungkin kami akan laporkan juga, termasuk BPK. Upaya ini untuk memperkuat profesionalitas SDM dan mencegah korupsi,” jelasnya.

Di laman geodipa.co.id disebutkan bahwa saat ini lapangan panasbumi Dieng, Jawa Tengah, telah menghasilkan 60 MW yang terhubung ke jaringan Jawa-Madura- Bali melalui sistem interkoneksi. Untuk memenuhi target usaha dilakukan peningkatan serta pengembangan kapasitas proyek Dieng 2 dan 3, masing-masing berkapasitas 55 MW.

Kapasitas yang sama juga telah dihasilkan GDE dari lapangan panasbumi Patuha, Jawa Barat. Dari total potensi sebesar 400 MW, dari Patuha, GDE telah berhasil mengembangkan 60 MW. Saat ini GDE telah memformulasikan rencana pengembangan PLTP Patuha Unit 2 dan Unit 3 masing-masing dengan kapasitas 55 MW yang merupakan pengembangan Proyek Patuha Unit 1. (es)