Ketua Umum ADPPI Hasanuddin: Saya Bertanggung Jawab terhadap Pamflet “#BersihkanIndonesia”

Ketua Umum ADPPI Hasanuddin: Saya Bertanggung Jawab terhadap Pamflet “#BersihkanIndonesia”

Pamflet yang disebar untuk menyosialisasikan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) khususnya panas bumi. (Istimewa)

PABUMNews- Ketua Umum Asosiasi Daerah Penghasil Panasbumi Indonesia (ADPPI), Hasanuddin, menyatakan, pihaknya bertanggung jawab atas pembuatan dan distribusi pamflet/flyer yang berisi tentang pemanfaatan energi baru terbarukan khususnya tentang pemanfaatan energi geothermal atau panas bumi.

Hal itu diungkapkan Hasanudin dalam siaran persnya yang diterima Pabumnews.com, Selasa (9/4/2019). Siaran pers tersebut merupakan jawaban atas permintaan klarifikasi yang diajukan Arip Yogiawan-YLBHI atas nama “#BersihkanIndonesia” lewat suratnya pada tanggal 5 April 2019.

Dalam surat yang ditujukan kepada Ketua ADPPI tersebut, Arip menyatakan, #BersihkanIndonesia meminta agar ADPPI memberikan klarifikasi atas pencantuman “#BersihkanIndonesia” dalam pamflet tersebut.

Pamflet yang dipermasalahkan itu di antaranya berisi penjelasan manfaat energi terbarukan (EBT) panas bumi. Menurut Hasanuddin, penerbitan dan penyebaran pamflet dilakukan untuk menyosialisasikan manfaat dan kelebihan energi panas bumi sebagai energi ramah lingkungan. Dalam pamflet, selain tercantum logo ADPPI, juga tercantum logo Asosiasi Panas Bumi Indonesia (API) dan lambang Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Selain itu tercantum pula #BersihkanIndonesia.

Hasanuddin menambahkan, selain bertanggung jawab atas isi dan distribusi pamflet, pihaknya juga bertanggung jawab atas pencantuman logo API dan lambang Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

“Saya selaku Ketua Umum Asosiasi Daerah Penghasil Panas Bumi Indonesia (ADPPI) menyatakan bertanggung jawab atas pembuatan dan distribusi pamphlet/flyer dimaksud juga bertanggung jawab atas nama Asosiasi Panas Bumi Indonesia (API) dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat,” jelasnya.

Dikatakannya pula, atas surat itu pihaknya telah menyampaikan surat Nomor: 006.Ext/April 2019 Tanggal 8 April 2019 yang intinya bersedia memberikan penjelasan secara langsung di antara tanggal 16 dan 18 April 2019, atau waktu yang ditentukan Gerakan #Bersihkan Indonesia.

“Kami pun mengucapkan apresiasi yang setinggi-tinggi terhadap Gerakan #BersihkanIndonesia yang sejalan dengan apa yang diperjuangkan ADPPI sebagai Organisasi Non Pemerintah (ORNOP) untuk kepentingan pemanfaatan energi terbarukan di Indonesia,” ujarnya.

Hasanuddin, Ketua Umum ADPPI

Terkait dengan pencantuman #BersihkanIndonesia, Hasanuddin menyatakan, pihaknya sama sekali tidak bermaksud mencatut nama Gerakan #BersihkanIndonesia beserta logo-logo Organisasi Non Pemerintah (Ornop) dan organisasi masyarakat sipil lainnya yang mendukung gerakan pemanfaatan energi baru terbarukan.

“Pencantuman informasi Gerakan #BersihkanIndonesia yang kami kutip dengan menyertakan keterangan sumber dari situs jaringan www.bersihkanindonesia.org, yang kami anggap merupakan informasi yang bersifat publik, kami lakukan karena cita-cita gerakan dimaksud yang sejalan dengan visi ADPPI dalam memperjuangkan penggunaan energi terbarukan di Indonesia,” jelasnya.

Pencantuman informasi dan logo-logo organisasi pendukung gerakan pemanfaatan energi baru terbarukan, lanjutnya, dilakukan lakukan tanpa mengubah isi informasi dari situs jaringan yang dikutip tersebut. Ia pun menyatakan, pembuatan dan penyebaran pamflet dilakukan non komersil dengan harapan agar masyarakat yang tidak memiliki akses internet dan tak bisa menjangkau situs jaringan yang dicantumkan, dapat mengetahui informasi dan visi gerakan #BersihkanIndonesia serta mendukung gerakan ini.

“Tujuan dari penyebaran pamphlet/flyer dimaksud merupakan wujud dari misi dari ADPPI untuk memberikan sosialisasi atas program-program pengembangan panas bumi, yang merupakan bagian dari energi terbarukan, ke seluruh wilayah Indonesia yang memiliki potensi panas bumi sebagai usaha pemenuhan energi bagi masyarakat (tidak dikhususkan di daerah tertentu),” beber Hasanuddin.

Menurutnya, ADPPI harus berperan aktif dalam memediasi setiap konflik yang terjadi di daerah-daerah penghasil panas bumi agar program pengembangan panas bumi dapat diterima oleh masyarakat dengan baik sehingga manfaatnyabisa segera dirasakan langsung oleh masyarakat di daerah-daerah penghasil panas bumi. (es)