Kreativitas Warga di Area Panasbumi Karaha

Kreativitas Warga di Area Panasbumi Karaha

Inilah sejumlah barang hasil daur ulang sampah yang dibuat warga di wilayah binaan PGE Karaha. (Foto: Liputan6)

PABUMNews – Desa Cinta, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut, Jawa Barat, salah satu wilayah yang berada di rig 1 Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi (PLTP) Karaha yang dioperasikan PT. Pertamina Geothermal Energi.

Desa ini berada satu hamparan dengan wilayah tempat PLTP Karaha berdiri, di Tasikmalaya. Bahkan beberapa sumur panasbumi Karaha juga berada di Desa Cinta.

Masyarakat di desa ini ternyata memiliki inovasi lumayan hebat dalam menangani persoalan sampah. Sampah anorganik mereka ubah menjadi barang yang berguna untuk rumah tangga, sementara sampah organik mereka proses menjadi pupuk.

Untuk sampah anorganik semacam plastik misalnya, mereka olah sehingga menjelma menjadi sebuah tas, selembar tikar, pas bunga dan barang lainnya.

Barang-barang hasil kreativitas warga Desa Cinta sempat dipamerkan dalam event-event pameran tingkat nasional.

Sementara untuk sampah organik seperti sisa makanan, limbah sayuran, daun-daunan, dan sebagainya, mereka olah menjadi pupuk organik yang sangat bermanfaat bagi tanaman. Jangan heran, sekarang ini banyak areal kebun organik di Desa Cinta dengan menggunakan media tanam atau pupuk dari proses pengolahan sampah.

Makin intens

Dalam dua tahun ini, kegiatan warga Desa Cinta dalam memberdayakan sampah sehingga menjadi barang bernilai ekonomi, makin intens. Pasalnya, manajemen PLTP Karaha ikut memberikan penguatan. Tak hanya memberikan solusi pemasaran, warga desa pun diberi pembinaan bagaimana menciptakan produk yang kompetitif di pasaran.

Aas Waspiah, tokoh wanita Desa Cinta yang juga Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Mandiri desa tersebut, mengakui, pembinaan dari PGE Karaha makin memperkuat kegiatan warga Cinta dalam mendaur ulang sampah.

“Kami sangat berharap pihak Karaha terus membantu kami, terutama dalam peningkatan jumlah produksi dan perluasan pemasaran,” kata Aas kepada Area Manajer PGE Karaha, Mawardi Agani dan rombongan saat berkunjung ke Desa Cinta pada Jumat tanggal 6 Desember 2019 lalu.

Dalam kesempatan itu Mawardi menjanjikan akan membantu pemasaran produk-produk inovatif karya warga Cinta. Menurutnya, PGE memiliki banyak kelompok binaan sehingga bisa dijadikan tempat pemasaran produk warga Cinta.

Selain memberikan pembinaan terkait peningkatan kualitas produk, PGE Karaha juga membantu pendirian bangunan bernama Saung Cinta Lembur Kuring. Bangunan semi permanen dua lantai ini menjadi semacam pusat belajar warga, selain tempat untuk memilah sampah. Karena menjadi tempat pusat belajar bangunan dilengkapi dengan taman bacaan, area bermain, dan tempat pengajian.

Bangunan ini didirikan dengan CSR Pertamina PGE dan dikerjakan secara swadaya oleh masyarakat. (Has)