Nenny Saptadji, Satu-satunya Ahli Panasbumi dari Asia yang Menyabet Penghargaan WING

Nenny Saptadji, Satu-satunya Ahli Panasbumi dari Asia yang Menyabet Penghargaan WING

Ir. Nenny Saptadji kedua dari kiri

PABUMNews– Ir. Nenny Saptadji, pakar panasbumi dari ITB (Institut Teknologi Bandung), menjadi satu-satunya ahli panasbumi dari wilayah Asia yang mendapatkan penghargaan dari WING (Women in Geothermal), sebuah organisasi nirlaba internasional yang berpusat di Nevada, Amerika Serikat.

Penghargaan diberikan pada paruh akhir Oktober 2018 lalu bersamaaan dengan kegiatan Geothermal Resources Centre (GRC) Expo 2018. GRC sendiri merupakan organisasi tempat berhimpun para ahli, praktisi dan pebisnis bidang panasbumi yang anggotanya dari berbabai negara di dunia.

Ada empat tokoh panasbumi dunia untuk empat katagori yang mendapatkan penghargaan dari WING pada momen tersebut. Selain Nenny, tiga lainnya adalah Susan Petty, salah seorang pendiri AltaRock Energy dari Amerika Serikat, Albert Genter dari Electricité de Strasbourg (ES) Perancis, dan David Lopez yang merupakan CEO LaGeo di El Salvador.

Penghargaan ini merupakan penghargaan pertama yang digulirkan WING kepada para praktisi/ahli panasbumi.

Inilah paparan singkat masing-masing penerima.

1. Ir. Nenny Saptadji. Ph.D dari ITB, Indonesia untuk Caring Award

Sebagai seorang ilmuwan panasbumi, Nenny tak hanya mentransmisikan pengetahuannya kepada anak didiknya dalam sesi perkuliahan, tapi juga sekaligus menjadi ibu bagi anak-didiknya. Nenny tak segan-segan membantu anak didiknya yang kesulitan membiayai kuliahnya. Kini mahasiswa Nenny yang dibantu tersebut telah menjadi profesional dan memiliki pengaruh dalam industri panasbumi dan perminyakan.

Nenny merupakan salah satu pendiri program magister panasbumi di ITB, tempatnya mengajar. Dan kiprahnya dalam panasbumi, meleati batas kampusnya. Ia sempat menjadi komisasris di Pertamina, dan menjadi salah satu orang penting di PGE.

2. Susan Petty untuk Courageous Award

Susan Petty pemenang penghargaan untuk katagori Courageous Award. Salah satu pendiri AltaRock Energy, AS, ini dinilai sangat berani menentang arus untuk mengembangkan teknologi energi.

Dia tidak takut untuk mencoba hal-hal baru dan tidak pernah takut pula akan kegagalan.

Susan Petty dinilai imajinatif dan ambisius; menstimulasi ide-ide baru
berpandangan ke depan, dan mampu menidentifikasi peluang dan tantangan. Ia pun senantiasa mendorong kepada perubahan yang konstruktif.

3. Dr. David Lopez untuk Empowering Award

David Lopez, CEO LaGeo di El Salvador telah mengembangkan kegiatan yang mendorong pemberdayaan perempuan di sektor kelistrikan yang bersumber dari energi panasbumi.

Berkat perannya, partisipasi perempuan di pembankit listrik panasbumi di El Salvador kini meningkat sekitar 20%.

Lopez adalah pencipta Proyecto VIDA, proyek reboisasi terbesar di negara El Salvador. Proyek ini berupa kegiatan penanaman lebih dari 6 juta tanaman di cekungan sungai di area pembangkit listrik panasbumi negara tersebut. Dan proyek ini melibatkan 70 persen kalangan perempuan. Sampai hari ini, lebih dari 3.000 pekerjaan dalam proyek ini dikuasai oleh kaum perempuan dari daerah pedesaan.

4. Albert Genter untuk Katagori Open Award

Albert Genter dari Electricité de Strasbourg (ES), Perancis, dinilai sukses memadukan keterampilan pria dan wanita di timnya sehingga terbangun kerjasama yang sinergis dalam menyelesaikan proyek.

Genter sukses menciptakan lingkungan kerja yang positif dan kooperatif. Di bawah Genter, para pekerja merasa memiliki tempat dan merasa bebas untuk membuat keputusan sendiri.

Albert sangat terbuka terhadap ide-ide baru dari anggota timnya dan sekali-kali ia pun mencetuskan idenya sendiri. Intinya, Genter bisa membuat ilmu tumbuh dengan memberi kebebasan untuk belajar sendiri.

Itulah keempat “pendekar” panasbumi dunia yang mendapatkan penghargaan WING tahun 2018. WING didirikan pada Oktober 2013 di Pertemuan Tahunan GRC di Las Vegas, Nevada, dan sekarang memiliki perwakilan di 48 negara di seluruh dunia. (es)