Panasbumi Sibayak Dongkrak Perkembangan Wisata Berastagi

Panasbumi Sibayak Dongkrak Perkembangan Wisata Berastagi

Pemandian air panas di Sidebuk-debuk Berastagi (sumber foto:medanwisata.com)

PABUMNews- Meski besarnya masih kalah oleh Kota Kabanjahe, namun popularitas Berastagi sudah ke mana-mana. Kota di Kabupaten Karo, Sumatera Utara ini memang merupakan salah satu objek wisata favorit di Indonesia. Jarang sekali rasanya orang Indonesia yang tak pernah mendengar nama Berastagi.

Berada di kawasan panasbumi Sibayak-Sinabung, destinasi wisata di Berastagi memang lengkap, dari mulai wisata alam termasuk vulkanik, budaya, hingga wisata agro. Tak heran jika di Berastagi banyak penginapan untuk menginap para wisatawan. Konon, sektor wisata merupakan penyumbang PAD terbesar ketiga bagi Kabupaten Karo karena keberadaan Berastagi. Sementara yang paling besar adalah pertanian, di antaranya sayuran dan buah-buahan yang sudah sejak lama menjadi komoditas ekspor.

Keberadaan panasbumi (geothermal) Sibayak-Sinabung pun memberikan andil besar bagi perkembangan Berastagi. Panasbumi Sibayak-Sinabung yang dikelola oleh PT Pertamina Geothermal Energi (PGE) menerangi ribuan rumah warga. Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi (PLTP) Sibayak hanya berjarak sekitar 7 km dari Berastagi. sementara itu, air panas alami Gunung Sibayak yang merupakan pemanfataan langsung dari potensi panasbumi Sibayak, menjadi salah satu pemicu naiknya pamor Berastagi sebagai daerah wisata.

Salah satu pemandian air panas yang terkenal di Berastagi adalah Sidebuk-debuk, sebelah selatan Gunung Sibayak. Yang unik, makin malam pemandian air panas Sidebuk-debuk malah makin ramai dikunjungi. Ini karena para pengunjung ingin menghangatkan badannya dengan berendam di air panas di tengah hawa dingin Berastagi yang cukup menggigit.

Pemandian air panas di Sidebuk-debuk cukup banyak, dengan tarif yang berbeda-beda. Tarif masuk tergantung dari fasilitas yang disediakan masing-masing pemandian. Banyaknya pemandian tersebut menandakan bahwa air panas Sibayak memang menjadi anugerah bagi masyarakat Berastagi sebab memberikan pendapatan.

Selain pemandian air panas, Gunung Sibayak sendiri menjadi lokasi pendakian favorit di Karo. Pada hari-hari libur, Gunung Sibayak akan ramai dengan kaum muda yang hobi mendaki.

Ada tiga jalur yang bisa digunakan para pendaki untuk menaiki Gunung Sibayak. Pertama, lewat Desa Semangat Gunung. Pendaki pemula disarankan menggunakan jalur ini sebab medannya bersahabat. Jalur pendakian sudah berupa jalan yang bisa dilewati kendaraan bermotor.

Jalur kedua, lewat Desa Jarang Uda. Meskipun medannya tak sebagus seperti jalur Semangat Gunung, namun jalur ini memberikan pemandangan asyik berupa sejumlah pemandian air panas.

Nah yang ketiga jalur cukup sulit. Namanya Jalur 54. Jalur ini menawakan medan menantang sebab ada sejumlah titik yang cukup terjal.

Apa yang diburu pendaki di Gunung Sibayak? Di antaranya adalah sensasi kawah Sibayak. Selain mengeluarkan asap, kawah ini juga mengeluarkan suara berisik yang akan jelas terdengar terutama di malam hari saat suasana sepi. Meresapi suaranya, seolah-olah kawah itu mau meledak.

Spot lain yang sangat menarik di Sibayak adalah puncaknya yang bernama Takal Kuda (kepala kuda). Dari sini pengunjung bisa melihat hamparan indah Berastagi yang eksotis. (es)