Pemerintah Tawari PLN Pengembangan Panasbumi 160 MW di Enam WKP

Pemerintah Tawari PLN Pengembangan Panasbumi 160 MW di Enam WKP

PLTP Patuha di Bandung, Jawa Barat, yang dikelola Geo Dipa Energi (Foto: Dok. GeoDipa Energi)

PABUMNews – Pemerintah menawarkan enam Wilayah Kerja Panasbumi (WKP) berkapasitas 160 MW kepada PT PLN (Persero).

Keenam WKP tersebut adalah Lainea 20 MW di Sulawesi Tenggara, WKP Wapsalit berkapasitas 5 MW di Maluku, Sumani 20 MW di Sumatera Barat, Cubadak 10 MW di Sumatera Barat, Suwawa 10 MW di Gorontalo, dan Bonjol 55 MW di Sumatera Barat.

Vice President Energy Panas Bumi PLN Aris Edi Susangkiyono mengatakan, WKP yang ditawarkan tersebut sebagian besar bersumber dari sistem panasbumi bertemperatur menengah.

“Sementara Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi (PLTP) yang berproduksi saat ini semuanya bersumber dari sistem panasbumi temperatur tinggi. Jadi kemungkinan tak akan semua diambil,” jelasnya seperti dirilis Bisnis, Jumat (10/5/2019).

Intinya, lanjut Aris, pengkajian perlu dilakukan untuk memastikan WKP tersebut mampu dikerjakan.

Apalagi, menurutnya, saat ini WKP yang ditawarkan tersebut sebagian besar bersumber dari sistem panasbumi bertemperatur menengah, sementara Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi (PLTP) yang berproduksi saat ini semuanya bersumber dari sistem panasbumi temperatur tinggi.

Aris menambahkan, PLN akan melakukan pertemuan dengan mengundang sejumlah narasumber seperti akademisi, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dan Badan Balitbang ESDM untuk membahas keenam WKP tersebut.

Jika nantinya, ada beberapa WKP yang tidak diterima, akan dikembalikan lagi ke ESDM untuk dilakukan proses pelelangan.

Diketahui, kapasitas terpasang pembangkit listrik tenaga panasbumi (PLTP) di Indonesia sekarang ini baru mencapai 1.948 MW dari total potensi sebesar 25,386.5 MW. Kapasitas sebesar itu, diproduksi dari pembangkit listrik tenaga panasbumi yang bersumber dari sistem panasbumi temperatur tinggi (T reservoir >220 C).

Potensi panasbumi temperatur menengah di Indonesia tersebar di 167 lokasi dari total 349 lokasi panasbumi yang teridentifikasi. Total sumber daya panasbumi temperatur menengah ini mencapai 8.677 MW. Dari 65 WKP yang sudah dikeluarkan, 16 WKP di antaranya mempunyai temperatur menengah, atau sekitar 25% dengan potensi sekitar 1.370 MW.

Panasbumi temperatur menengah diharapkan bisa dimanfaatkan agar target panasbumi sebesar 7.200 MW pada tahun 2025 tercapai. (es)