Perpres Panasbumi akan Berbeda dengan Perpres EBT Lain

Perpres Panasbumi akan Berbeda dengan Perpres EBT Lain

Rida Mulyana (*)

PABUMNews – Peraturan Presiden (Perpres) mengenai tarif listrik EBT akan terbit pada semester pertama tahun 2020 ini. Namun khusus tentang tarif listrik panasbumi, akan diatur khusus karena sifatnya yang berbeda dengan EBT lainnya.

Hal itu diungkapkan Dirjen Ketenagalistrikan, Rida Mulyana, dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR di Jakarta, Rabu (5/2/2020).

“Perpres tarif EBT akan terbit semester pertama 2020. Untuk panasbumi akan diatur lebih khusus, karena sifatnya jauh berbeda dengan EBT lainnya,” kata Rida.

Ia menambahkan, pengusahaan panasbumi lebih mirip migas sehingga beleid perpersnya pun mirip migas pula meskipun tidak persis.

“Panasbumi dan migas memiliki tahapan eksplorasi, sehingga cost recovery memang layak diterapkan pada pemanfaatan panasbumi seperti pada migas. Dengan demikian pengembang panasbumi tidak menanggung risiko terlalu tinggi,” bebernya.

Sedangkan mengenai perpres EBT, Rida mengungkapkan, perpres tersebut di antaranya mengatur harga listrik energi terbarukan secara berjenjang. Tujuannya agar investasi pengembang cepat kembali.

“Regulasi ini merupakan bentuk insentif pemerintah yang diharapkan mampu menarik minat investor menggarap potensi energi terbarukan di Indonesia. Dengan demikian, bauran energi 23% di 2025 tercapai,” jelasnya.

Degan perpres tersebut, lanjut Rida, tarif listrik EBT, nantinya tidak lagi mengacu pada biaya pokok produksi (BPP) daerah sebagaimana yang berlaku saat ini. Besaran tarif bakal berjenjang yang terbagi antara 1-12 tahun kemudian dari 12 tahun hingga 20 tahun atau sampai kontrak berakhir.

“Pada 12 tahun pertama tarif lebih tinggi dibandingkan besaran tarif selanjutnya,” katanya.

Rida menegaskan, Perpres tarif EBT tidak bersifat surut sehingga hanya berlaku bagi kontrak PPA teranyar.

“Selain itu tidak berlaku bagi proyek panasbumi. Tarif panas bumi akan diatur secara terpisah, namun penyusunan regulasinya dilakukan bersamaan,” katanya. (es)