Pesona Geyser Tuti Adagae di Alor, Air Panas Bumi Memancar dari Batu Kristal

Pesona Geyser Tuti Adagae di Alor, Air Panas Bumi Memancar dari Batu Kristal

Geyser air panas Tuti Adagae di Kabupaten Alor. (Foto: scopecorner.com)

PABUMNews – Tak hanya Sukabumi, Jawa Barat, teryata Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) pun memiliki geyser (pancuran air panas bumi) yang mempesona. Lokasinya di Desa Adagae, Kecamatan Lembur, Kabupaten Alor. Geyser ini dinamakan air mancur Tuti Adagae.

Bahkan geyser ini lebih unik sebab menyembur dari batu-batu kristal yang tersusun rapi. Sekilas, bebatuan kristal tersebut seperti sengaja dibuat oleh tangan manusia.

Ada tiga semburan air panas di lokasi ini. Yang pertama yang melewati tumpukan bebatuan menyerupai cerobong. Semburan air panas bumi di sini cukup besar dengan tinggi semburan sekitar 4 meter. Sesekali semburan itu disertai dengan suara menggelegar mirip suara motor gede (moge).

Titik yang kedua mengeluarkan tiga semburan dengan tinggi semburan lebih pendek. Kemudian yang ketiga, semburannya lebih kecil.

Air panas bumi Tuti Adagea berasal dari Gunung Sirung, sebuah gunung api yang hingga kini masih aktif. Oleh karena itu air di Tuti Adegai selain panas juga tercium bau belerang. Namun jangan khawatir, kepekatan bau belerang di Tuti Adegai jauh lebih rendah dari kawasan kawah Gunung Sirung.

Warga yang datang ke Tuti Adegai banyak yang tak hanya sekedar untuk wisata menikmati pemandangan alam, tapi juga terapi. Mereka percaya mengguyur tubuh dengan semburan air Tuti Atedai bisa menyembuhkan berbagai penyakit, di antaranya penyakit kulit, reumatik, pegal linu dan asma.

Geyser Tuti Atedai bisa ditempuh sekitar 1 jam dari Kota Kalabahi, ibu kota Kabupaten Alor. Pemandangan alamnya sangat menakjubkan. Geyser ini berada di aliran sungai dengan air yang amat jernih. Selain itu berada di bentangan savana dengan hamparan rumput hijau berpadu coklat, warna-warni bunga, dan aliran sungai dengan air yang bening.

Pengunjung ke geyser Tuti Atedai, tak hanya wisatawan dalam negeri atau domestik, tapi juga wisatawan luar negeri, di antaranya dari Amerika Serikat, Jepang, Malaysia, Singapura dan sebagainya.

Gunung Sirung sendiri telah ditetapkan menjadi wilayah kerja panas bumi (WKP) oleh Kementerian ESDM. Pihak PLN sebagai pemegang izin WKP ini tengah melakukan kegiatan eksplorasi. Sumber daya panas bumi Gunung Sirung penting untuk memenuhi elektrifikasi daerah pulau-pulau kecil di Kabupaten Alor. (es)