PLN Ajukan 1 WKP Dari Lima WKP yang Ditawarkan

PLN Ajukan 1 WKP Dari Lima WKP yang Ditawarkan

 

PABUMNews- Dari lima wilayah kerja panasbumi (WKP) yang ditawarkan pemerintah, PLN baru mengajukan 1 WKP agar diberi penugasan, yakni WKP Wapsalit di Maluku sebesar 5 MW.

Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur, Bali, dan Nusa Tenggara PLN, Djoko Rahardjo Abumanan, mengatakan, perseroan telah mengajukan permintaan untuk 1 WKP, yakni Wapsalit.

“PLN sudah mengajukan permintaan ke pemerintah untuk mendapatkan WKP. Yang sudah PLN ajukan untuk Wapsalit,” ungkapnya seperti dirilis bisnis.com pekan lalu.

Lima WKP yang ditawarkan Kementerian ESDM kepada PLN tersebut adalah WKP Wapsalit di Maluku 5 MW, WKP Lainea di Sulawesi Tenggara dengan kapasitas 20 MW, WKP Sumani di Sumatra Barat 20 MW, WKP Sembalun di Nusa Tenggara Barat 20 MW, dan WKP Gunung Endut di Banten 40 MW. Dari lima WKP tersebut total kapasitasnya sebesar 105 megawatt (MW).

Djoko menambahkan, mengenai empat WKP lainnya, PLN masih melakukan kajian, di antaranya pengecekan potensi dan feasibility study terhadap sistem PLN. Menurutnya, keputusan PLN tentang menerima atau tidak, akan tergantung terhadap perhitungan secara teknis dan keekonomian WKP yang ditawarkan.

Perusahaan stroom milik negara ini memang sedang kebanjiran penawaran WKP dari pemerintah. Lima WKP ditawarkan pemerintah, PLN sendiri tengah mengajukan penambahan pengelolaan tiga WKP, yakni WKP Gunung Sirung berkapasitas 5 MW, Danau Ranau 55 MW, dan Oka Ile Ange 10 MW.

Saat ini, PLN telah mengantongi izin untuk mengelola 8 WKP, yakni Atedei 10 MW, Mataloko 22,5 MW, Ulumbu 50 MW di Nusa Tenggara Timur, Songa Wayaua 10 MW di Maluku Utara, Gunung Tangkuban Perahu 60 MW di Jawa Barat, Ungaran 55 MW di Jawa Tengah, Tulehu 2×10 MW di Ambon,dan Kepahiang 110 MW di Bengkulu. (es)