PLN Nyatakan Siap Garap WKP Panasbumi Rawa Dano Banten

PLN Nyatakan Siap Garap WKP Panasbumi Rawa Dano Banten

PABUMNews- PT PLN (persero) menyatakan siap menggarap WKP Rawa Dano, Provinsi Banten, apabila pengembang yang sekarang tidak jalan.

Hal itu diungkapkan Direktur PLN Regional Jawa Bagian Barat, Haryanto WS, di Tanggerang, Banten, Jumat (29/3/2019). “Tahun lalu habis penugasannya tapi diperpanjang oleh pemerintah. Kami mengusulkan kalau pengembangnya tidak jalan, diserahkan ke PLN,” kata Haryanto seperti dirilis katadata.co.id (Jumat, 29 Maret 2019).

Proyek panasbumi WKP Rawa Dano hingga kini memang masih tersendat, salah satu sebabnya karena ada penolakan dari sekelompok warga. Bahkan tahun 2018 lalu, warga sempat melakukan penyegelan jalan utama menuju lokasi proyek PLTP ini.

WKP ini pun ditetapkan sebagai bagian dari Program Percepatan Pembangunan Pembangkit 10.000 MW tahap II bersama WKP Sorik Merapi (Sumatera Utara), WKP Muaralaboh (Sumatera Barat), Lumut Balai (Sumatera Selatan), Rantau Dadap (Sumatera Selatan), Rajabasa (Lampung) dan WKP lainnya. Panasbumi di Rawa Dano, jika dimanfaatkan secara optimal, bisa menerangi lebih dari 200 ribu rumah tangga.

Diketahui, panasbumi Rawa Dano ditetapkan menjadi WKP melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 0026K/30/MEM/2009 tanggal 15 Januari 2009. Lokasinya mencakup Kota Serang dan Kabupaten Pandeglang. Kapasitas yang akan dikembangkan sebesar 115 MW. Izin pengusahaan WKP Rawa Dano dipegang oleh konsorsium PT. Sintesa Green Energy dan PT. Banten Global Synergi.

Sementara itu, menurut catatan pihak Dinas ESDM setempat, potensi panasbumi di Provinsi Banten mencapai 800 MW yang tersebar di 7 lokasi. Dari ketujuh lokasi tersebut ada tiga titik yang telah diidentifikasi oleh Kementerian ESDM, yaitu Kaldera Danau Banten (Rawa Dano), Gunung Endut di Kabupaten Lebak dengan potensi spekulatif sebesar 225 MW dan Pamancalan di Kabupaten Lebak dengan potensi spekulatif sebesar 225 MW. Namun dari ketiga titik yang telah diidentifikasi, baru panasbumi Rawa Dano yang telah ditetapkan menjadi WKP. (es)