Rencana Geo Dipa Energi dalam Lima Tahun ke Depan

Rencana Geo Dipa Energi dalam Lima Tahun ke Depan

PABUMNews- PT Geo Dipa Energi, anak Usaha PT PLN (Persero) menargetkan memiliki total kapasitas terkontrak sebesar 250 MW untuk lima tahun mendatang, atau hingga tahun 2023.

Hal itu diungkapkan Direktur Keuangan PT. Geo Dipa Energy, Ikbal Nur, saat berbincang dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, awal Agustus lalu ketika menghadiri kegiatan budaya Jazz di Atas Awan di Banjarnegara.

Menurut Ikbal, penambahan kapasitas tersebut adalah upaya Geo Dipa dalam rangka menjawab kebutuhan listrik nasional yang telah ditetapkan Pemerintah sebesar 384.609 GWh di tahun 2023.

“Geo Dipa menetapkan arah pengembangan strategis 5 tahun ke depan menjadi masa tumbuh (2019-2023), baik secara operasional maupun finansial. Arah perusahaan adalah mencapai operational excellence didukung dengan kondisi finansial yang sehat sehingga dapat melakukan investasi untuk selanjutnya bergerak menuju masa excellent,” ujarnya.

Ditambahkannya, addendum kontrak Dieng akan diubah di tahun 2020 dari semula 55 MW di tahun 2018, menjadi 75 MW dengan penambahan Small Scale dan Binary yang akan dilakukan.

“Sampai dengan tahun 2023, Geo Dipa akan mengupayakan mencapai kapasitas terpasang sebesar 270 MW dengan melakukan maksimalisasi unit eksisting dan penambahan Small Scale dan Binary di Dieng,” paparnya.

Di tahun 2020 juga Geo Dipa merencanakan membangun PLTP Dieng Unit 2, dan PLTP Patuha Unit 2 dengan kapasitas masing-masing sebesar 60 MW yang akan beroperasi pada tahun 2022.

Selain memaksimalkan potensi energi yang telah eksisting, Geo Dipa pun akan mulai membangun PLTP di Candradimuka pada tahun 2024 dengan kapasitas 40 MW. Dengan pembangunan PLTP baru, diharapkan continuous growth tercapai.

“Oleh karena itu dukungan Pemerintah Daerah Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Banjarnegara sangat diperlukan mengingat salah satu lokasi proyek terletak di Jawa Tengah,” ujarnya.

Ganjar menyambut baik rencana-rencana pengembangan panasbumi yang akan dilakukan Geo Dipa. Bahkan ia menyatakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bakal membantu perizinan dan segala sesuatu yang dapat mengakselerasi percepatan proyek.

Ganjar yang dikenal sangat mendukung penggunaan energi clean dan green dalam upaya mencapai kemandirian energi, menyatakan, ketercukupan energi akan sangat mendukung peningkatan ekonomi masyarakat.

Ganjar menyadari betul bahwa pendirian Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi PLTP sebagai bagian dari proyek listrik 35 ribu MW dan PLTP merupakan pilihan terbaik di antara proyek pembangkit lain, seperti energi fosil, nuklir dan energi lainnya. (es)