Star Energy Targetkan Jadi Perusahaan Panasbumi Terbesar di Dunia

Star Energy Targetkan Jadi Perusahaan Panasbumi Terbesar di Dunia

Star Energy yang mengoperasikan PLTP Darajat, membangun monumen panasbumi di Kabupaten Garut. (Foto: DOk. ADPPI)

PABUMNews – PT Star Energy, perusahaan terafiliasi PT Barito Pacific Tbk (BRPT), menargetkan menjadi perusahaan panasbumi dengan kapasitas terbesar di dunia sebelum tahun 2028.

“Kita harapkan 1.200 MW itu sudah tercapai sebelum 2028,” ujar Hendra Soetjipto Tan, Chief Executive Officer Star Energy Geothermal (Kontan.co.id, Senin 19/8/2019).

Seperti diketahui, perusahaan milik Prajogo Pangestu ini, kini mengelola tiga PLTP dengan total kapasitas 875 MW, yaitu Wayang Windu 227 MW, Gunung Salak 377 MW dan Darajat 271 MW.

Dengan total kapasitas sebesar itu, Star Energy sekaligus menjadi perusahaan pengelola kapasitas panasbumi terbesar di Indonesia, mengalahkan Pertamina Geothermal Energi (PGE) yang mengelola 617 MW dari lima WKP. Sedangkan di dunia, perusahaan ini berada di urutan ketiga. Perusahaan panasbumi dengan kapasitas terbesar di dunia, masih dipegang oleh Calpine Corp, Amerika Serikat yang mengelola 945 MW.

Selain mengelola tiga WKP di Jawa Barat, Star Energy juga memiliki izin pengelolaan untuk WKP Hamiding di Halmahera Barat, Maluku Selatan, dan WKP Sekincau di Sumatera Selatan.

Dua WKP ini akan dikembangkan secara maksimal agar menghasilkan kapasitas yang cukup besar. Hendra Soetjipto mengatakan, di WKP Hamiding perusahaannya akan membangun pembangkit dengan kapasitas 200 hingga 300 MW, sementara di Sekincau akan dibangun pembangkit sebesar 500 MW.

Menurut Hendra, untuk mencapai target 1.200 MW, perusahaan membutuhkan dana sebesar US$ 2 miliar hingga US$ 2,5 miliar.

Awalnya, tepatnya sejak tahun 2000, Star Energy hanya mengelola PLTP Wayang Windu. Perusahaan ini kemudian menndapat tambahan kapasitas dari dua proyek panasbumi yang diopersikan Chevron di Salak dan Darajat.

Aset Chevron telah selesai diakuisisi pada April 2017. Akuisisi dilakukan melalui Konsorsium Star Energy yang terdiri dari Star Energy Group Holdings, Star Energy Geothermal, AC Energy (terafiliasi dengan Ayala Group Filipina) dan EGCO (Thailand). (es)