Tahun 2019 Kapasitas Pembangkit EBT Bertambah 376 MW, Setengahnya Disumbang Panasbumi

Tahun 2019 Kapasitas Pembangkit EBT Bertambah 376 MW, Setengahnya Disumbang Panasbumi

Kompleks PLTP Muara Laboh di Sumatera Barat. (Foto: Thinkgeoenergy/ENGIE).*

PABUMNews – Tahun 2019 kapasitas listrik Indonesia yang bersumber dari energi baru terbarukan (EBT) bertambah sebesar 376 MW. Dari kapasitas itu, sebagain besar disumbang oleh panasbumi yakni sebesar 182,3 MW. Dengan kata lain panasbumi menyumbang hampir 50 persen penambahan kapasitas listrik EBT keseluruhan pada tahun 2019.

Hal itu diungkapkan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dalam jumpa pers di Gedung Kementerian ESDM, Kamis (9/1/2020) lalu.

“Tambahan 182,3 MW diperoleh dari beroperasinya tiga PLTP, yaitu Lumut Balai Karimun, PLTP Sorik Merapi dan PLTP Muaralaboh,” katanya.

Arifin menambahkan, pemerintah akan terus meningkatkan kapasitas pembangkit listrik EBT untuk mengejar target bauran energi 23% tahun 2025. Hal ini sesuai amanat Kebijakan Energi Nasional yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 79 tahun 2014.

“Kementerian ESDM saat ini juga tengah merevisi Permen ESDM Nomor 50 Tahun 2017 tentang Pemanfaatan Sumber Energi Terbarukan untuk Penyediaan Tenaga Listrik, dan menerbitkan Perpres untuk mendorong pemanfaatan EBT lebih masif,” bebernya.

Diungkapkannya, pada tahun 2019 kapasitas pembangkit tenaga listrik telah mencapai 69,1 GW, meningkat 4,2 GW dari tahun 2018 sebesar 64,9 GW.

“Tahun 2020, kita menargetkan kapasitas 74,8 GW,” jelasnya.

Diketahui, PLTP Lumut Balai beroperasi pada awal September 2019 lalu dengan kapasitas 55 MW. PLTP ini dioperasikan oleh PT Pertamina Geothermal Energy, anak usaha PT Pertamina (Persero).

Sementara PLTP Muara Laboh yang berlokasi di Kabupaten Solok Selatan, Sumatra Barat, resmi beroperasi secara komersial pada Desember 2019 kemarin. PLTP ini dioperasikan oleh PT Supreme Energy Muara Laboh (SEML), patungan dari Supreme Energy, ENGIE dan Sumitomo Corp. Kapasitas yang berhasil dikembangkan sebesar 85 MW (Tahap I). Dari kapasitas sebesar itu, listrik yang disalurkan ke PLN sebesar 80 MW.

Kemudian PLTP Sorik Merapi di Sumatera Utara beroperasi pada 2019 kemarin dengan kapasitas 45 MW (tahap I). PLTP ini dioperasikan oleh PT Sorik Merapi Geothermal Power. (es)