Tahun 2020 Ini Kapasitas Panasbumi Indonesia Ditargetkan Bertambah 140 MW

Tahun 2020 Ini Kapasitas Panasbumi Indonesia Ditargetkan Bertambah 140 MW

Instalasi PLTP Kamojang, Jawa Barat. (Foto Dok ADPPI/Hasanuddin)

PABUMNews – Tahun 2020 ini, kapasitas listrik dari panasbumi diharapkan bertambah 140 MW.

“Kita harapkan pertambahan akan terjadi di Oktober-November 2020,” kata Direktur Panasbumi, Kementerian ESDM, Ida Nuryatin Finahari, Kamis (27/2/2020).

Penambahan kapasitas sebesar itu, lanjutnya, diharapkan disumbang oleh PLTP Rantau Dedap di Sumatera Selatan dengan kapasitas 90 Megawatt (MW). Kemudian PLTP Sokoria 5 MW di NTT dan dan PLTP Sorik Marapi Unit 2 45 MW di Sumatera Utara.

Menurut Ida, PLTP Sokoria seharusnya COD tahun 2019 lalu. Namun karena pembangunan jaringan transmisi listrik yang belum rampung, maka rencana operasional proyek tersebut mundur ke tahun ini.

“Sokoria baru tahun ini akan COD. Belum selesai bangun jaringan transmisi listriknya,” ujarnya.

Sementara PLTP Rantau Dedap yang dikerjakan oleh PT Supreme Energy Rantau Dedap (SERD), kini telah mencapai tahap konstruksi. Supreme Energy sendiri menargetkan PLTP ini COD pada Agustus 2020.

Kemudian PLTP Sorik Marapi yang berlokasi di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, dikembangkan oleh PT. SMGP (Sorik Merapi Geothermal Power). Dari rencana kapasitas 240 MW, pada tahap awal telah berhasil dikembangkan 45 MW. Dan kini untuk tahap 2, juga akan dikembangkan 45 MW.

PLTP Sorik Marapi 240 MW merupakan salah satu proyek strategis nasional dan menjadi bagian dalam Program 35.000 MW maupun Program FTP 10.000 MW Tahap II. (Has)