Tiga WPSPE Panasbumi 126 MW Siap Ditawarkan

Tiga WPSPE Panasbumi 126 MW Siap Ditawarkan

Kompleks PLTP Karaha di Kabupaten Tasikmalaya (Sumber foto: Thinkgeoenergy/Gunawan Sutrisno)

 

PABUMNews – Tiga wilayah penugasan survei pendahuluan dan eksplorasi (WPSPE) panasbumi siap ditawarkan pada tahun 2019 ini dengan total sumber daya sebesar 126 megawatt (MW).

Mengutip Bisnis, (Selasa,23/7/2019), Direktur Panasbumi, Ditjen EBTKE, Kementerian ESDM, Ida Nuryatin Finahari, mengungkapkan, ketiga WPSPE tersebut adalah Pentadio di Gorontalo dengan sumber daya 25 MW, Sipaholon Ria-Ria di Sumatera Utara 60 MW, dan Lokop di Aceh 41 MW.

Perusahaan yang berminat memiliki waktu selama tiga tahun untuk menyelesaikan eksplorasi untuk kemudian memberikan laporan.

“Selanjutnya WPSPE akan menjadi wilayah kerja panas bumi (WKP) yang siap dilelang,” katanya.

Ida menambahkan, pihaknya telah melakukan penawaran delapan WPSPE pada 2018 dan pada awal 2019 sebanyak tiga WSPE. Delapan WPSPE yang ditawarkan pada 2018 memiliki rencana pengembangan total 510 MW dan pada 2019 memiliki total 80 MW.

Seluruh WPSPE yang ditawarkan tersebut ditarget beroperasi komersial pada rentang waktu antara 2024 hingga 2028.

Selain melelang WPSPE, pada tahun ini Kementerian ESDM juga berencana melelang lima WKP dengan total rencana pengembangan 175 MW. Lima WKP yang dilelang tersebut Lainea di Sulawesi Tenggara dengan sumber daya 66 MW dan rencana pengembangan 20 MW, WKP Sembalun di NTB dengan rencana pengembangan 20 MW dari sumber daya 100 MW, WKP Telaga Ranu di Maluku Utara dengan rencana pengembangan 5 MW dari sumber daya 72 MW, WKP Gunung Wilis di Jawa Timur dengan rencana pengembangan 20 MW dari sumber daya 50 MW, dan WKP Gunung Galunggung di Jawa Barat dengan rencana pengembangan 110 MW dari sumber data 289 MW. (es)