Wamen ESDM Arcandra: Panasbumi Itu Sepanjang Masa

Wamen ESDM Arcandra: Panasbumi Itu Sepanjang Masa

Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar (foto: esdm.go.id)

PABUMNews- “Geothermal itu sepanjang masa kalau ada uap panasnya, bisa 30 hingga 40 tahun, siang dan malam insya Allah (listriknya) menyala terus.”

Hal itu diungkapkan Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar saat memberikan materi pada Seminar Nasional di Unversitas Pasundan (Unpas) Bandung, Selasa (5/3/2019) lalu.

Energi panasbumi, lanjut Arcandra, berbeda dengan energi surya dan energi angin, karena kedua energi tersebut adalah energi yang intermittent (tidak setiap saat). Contohnya, ketika hujan maka panel surya tidak akan bisa menyerap energi yang berasal dari panas matahari. Begitupun dengan energi angin, ketika tidak ada angin yang berhembus maka energi yang berasal dari angin tidak dapat dihasilkan.

Terkait asumsi masyarakat yang mengatakan bahwa pembangkit listrik tenaga panasbumi (PLTP) bisa merusak lingkungan, Arcandra menegaskan bahwa panasbumi tidak akan merusak lingkungan dan tidak merusak saluran irigasi persawahan.

“Geothermal (panasbumi) itu airnya berasal dari air bawah, sedangkan sawah itu berasal dari air permukaan, jadi airnya itu tidak connect, tidak nyambung,” jelas Arcandra.

Ditambahkannya, Indonesia adalah salah satu negara yang beruntung karena memiliki potensi panasbumi yang sangat besar. Potensi ini tidak dimiliki oleh setiap negara, sehingga harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Panasbumi merupakan energi terbarukan yang andal, lantaran bisa menghasilkan listrik sepanjang waktu,” tegasnya.

Ahli offshore ini memang getol mengkampanyekan pemanfaatan panasbumi. Hampir dalam setiap kunjungannya ke daerah-daerah yang kaya akan potensi panasbumi, Archandra dipastikan akan menyinggung pemanfaatan energi bersih tersebut. (es)