Home / Berita

Senin, 6 Januari 2020 - 13:34 WIB

Berkunjung ke Lapangan Panasbumi Suoh Harus Bawa Pemandu, Ini Alasannya

Lapangan panasbumi Keramikan di Kecamatan Suoh, Lampung Barat. (*)

Lapangan panasbumi Keramikan di Kecamatan Suoh, Lampung Barat. (*)

Lapangan panasbumi Keramikan di Kecamatan Suoh, Lampung Barat. (*)

PABUMNews – Hati-hati jika Anda berada di kawasan lapangan panasbumi Suoh di Lampung Barat, Provinsi Lampung. Jika tak hati-hati, bisa-bisa kaki Anda terperosok ke lubang panas yang bisa melepuhkan kulit dan daging.

Peristiwa ini dialami oleh salah seorang warga Pekon Gunung Sugih Batubrak, Lampung Barat (Lambar). Namanya Amri Hasbi.

Ditemani dengan belasan kawannya, saat itu ia berangkat untuk memancing. Tiba di kawasan Keramikan, lapangan panasbumi di Suoh yang mirip hamparan keramik, ia melihat seekor katak. Amri pun bersiaga untuk menangkapnya. Namun sayang, ia rupanya lupa bahwa lapisan “keramik” yang diinjaknya tipis sehingga kakinya malah amblas.

Teman-temannya langsung mengangkat badan Amri dan membawanya ke tempat aman. Namun sayang, belerang yang panas melepuhkan kulit dan daging kaki Amri.

Baca Juga  Tahun 2019 Kapasitas Pembangkit EBT Bertambah 376 MW, Setengahnya Disumbang Panasbumi

Amri pun sempat dirawat di rumah sakit untuk menyembuhkan kakinya.

Peristiwa itu memang sudah agak lama, terjadi pada September 2019 lalu. Namun, salah satu pelajaran yang harus dipetik adalah bahwa berkunjung ke kawasan Suoh, harus membawa pemandu. Hal ini terutama bagi mereka yang belum mengenal kawasan itu.

Suoh sendiri merupakan kecamatan. Lapangan panasbumi di Kecamatan Suoh yakni Keramikan, Dabau Belibis, Danau Minyak, dan Danau Lebar. Nah lokasi-lokasi inilah yang berbahaya. Di sana banyak sekali “perangkap” alam yang bisa membuat Anda terperosok ke lubang panasbumi.

Di Keramikan misalnya. Daerah panasbumi yang telah lama menjadi objek wisata ini dinamai Keramikan, karena hamparan tanahnya dibentuk dari lahar yang mengeras yang kemudian mirip keramik. Warnanya putih kekuningan dan agak transparan. Ketebalannya bervariasi, ada yang puluhan meter tapi ada yang tipis hanya beberapa sentimeter saja. Nah yang tipislah yang berbahaya.

Baca Juga  Genjot Pembangkit EBT, Tahun 2030 Pemerintah Targetkan Tak Ada Lagi Pembangunan PLTU

Panasbumi Suoh sendiri telah ditetapkan menjadi Wilayah Kerja Panasbumi (WKP) Suoh. Pengelolanya adalah PT Star Energy. Sekarang ini, Star Energy akan segera memulai melaksanakan survei pendahuluan dan eksplorasi di lokasi itu.

Menurut Gubernur Lampung Arinal Junaedi, WKP Suoh memiliki potensi 495 MW. Jika dimanfaatkan, tentu bisa mengatasi krisi listrik di wilayah Lampung yang kini mencapai 600 MW. (es)

Berita ini 251 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Holding Panas Bumi

Berita

Ini Empat Langkah Pemerintah Percepat Pengembangan Panas Bumi
yunus saefulhak

Berita

Lima Terobosan untuk Mempercepat Pengembangan Panasbumi

Berita

PLN Butuh Banyak SDM Panasbumi

Berita

PLTP Lumut Balai Mulai Beroperasi

Berita

Investasi Panasbumi Indonesia Tahun 2018 Diproyeksikan Rp 22,23 Triliun

Berita

Pertamina Forum Energy 2017, Gali Pemikiran Pengembangan Energi Terbarukan

Berita

Meriahkan HUT Kabupaten Madina, Lapangan Panasbumi Sorik Merapi Jadi Medan Pendakian
KS ORKA Akuisisi Konsesi Panas Bumi Hitay Energy

Berita

Inilah Profil Tiga WKP Panas Bumi yang akan Dilelang Pemerintah Tahun 2023