Home / Berita

Senin, 13 Juni 2022 - 21:52 WIB

Buntut Pipa PLTP Sorik Meledak, Komisi VII Lakukan Inspeksi ke Wilayah Kerja SMGP Mandailing Natal

PABUMNews – Insiden semburan lumpur pembangkit listrik tenaga Panas Bumi Sorik Marapi di Mandailing Natal (Madina) pada 24 April 2022 yang lalu. Insiden tersebut merupakan kali keempat sejak beroperasi tahun 2016. Bahkan sudah banyak warga setempat yang menjadi korban.

Tim Komisi VII DPR RI dipimpin Wakil Ketua Komisi VII, Maman Abdurrahman, ST., didampingi para anggota yaitu H. Nasril Bahar, SE., Ir. Lamhot Sinaga, Drs. Hendrik Sitompul, MM., dan H. Yulian Gunhar., Sh., MH., melakukan kunjungan kerja ke PLTP Sorik Merapi di wilayah kerja SMGP di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sabtu, (11/6/2022).

“Sabtu kemarin, kami dari Komisi VII DPR-RI melakukan kunjungan kerja ke PLTP Sorik Merapi. Kami bermaksud menggali fakta di lapangan, yang nantinya untuk merumuskan solusi terbaik bagi pengembangan panas bumi di Indonesia,” kata Yulian. Senin (13/6/2022).

Kata Yulian, Satu sisi, Pemerintah sedang gencar melakukan upaya transisi energi dari fosil ke energi terbarukan, salah satunya pemanfaatan Panas Bumi.

Baca Juga  Serikat Pekerja PLN Grup Tolak PGE Pimpin Holding Panas Bumi

“Namun disisi lain, insiden bocornya pengeboran di Mandailing Natal bakal jadi preseden buruk untuk pengembangan investasi EBT kedepannya,” lanjutnya.

Yulian mengimbau, Agar insiden yang mengabaikan keselamatan karyawan dan warga tidak terulang lagi.

“Perlu ada upaya perbaikan aturan pengawasan teknis pada operasi panas bumi,” katanya.

Salah satunya, lanjut dia, dengan melibatkan SKK Migas untuk melaksanakan “technical review” program pengeboran dan pengembangan panas bumi.

“Kami akan mendorong penyelesaian berkeadilan, terhadap permasalahan sosial akibat kecelakaan semburan lumpur liar di SMGP 24 April 2022 lalu,” ujar Yulian.

Turut serta tim Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, Direktur Jenderal EBTKE Dadan Kusdiana; Direktur Panas Bumi, Harris, beserta para staff.

Sementara tim SKK Migas hadir; Deputi Operasi Julius Wiratno; Desta Jumena, Kepala Divisi Penunjang Operasi, beserta staf.

Baca Juga  ITB International Geothermal Workshop 2021 Di Buka Besok

Saat kunjungan PLTP Sorik Merapi, Pimpinan Tim Komis VII, Maman mengungkapkan untuk menggali fakta di lapangan dan merumuskan solusi terbaik bagi pengembangan panas bumi di Indonesia, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

Komisi VII juga tidak memungkiri bahwa kehadiran SMGP telah memberikan dampak yang positif dalam perekonomian masyarakat sekitar.

“Komisi VII dan Forkopimda Madina juga melihat adanya kebutuhan mendesak bagi SMGP terkait pembebasan lahan sekitar area sumur yang memiliki tingkat resiko operasi yang tinggi, untuk selanjutnya menggunakan lahan tersebut sebagai zona penyangga (buffer zone),” ujarnya.

Menanggapi paparan SMGP selama kunker, Maman pun mengutarakan pentingnya kelangsungan operasional SMGP di wilayah kerjanya di Madina.

“Harapannya agar operasi panas bumi membuat iklim investasi energi baru dan terbarukan tetap positif, dan baik bagi semua pihak, aman bagi masyarakat dan lingkungan,” ungkap Maman.***

Berita ini 145 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita

Potensi Ciremai di Balik Anugerah Panasbuminya

Berita

Inilah Lima Negara Paling Komit dengan Energi Terbarukan
Proyek hidrogen toyota

Berita

Toyota Mulai Produksi Hidrogen Panas Bumi

Berita

Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto Jadi Guru Besar Manajemen Kebijakan Panasbumi

Berita

Panas Bumi Bukan Gas Bumi

Berita

ITB dan Kyoto University Perkuat Kolaborasi Pengembangan Teknologi Eksplorasi Panas Bumi

Berita

Ketua Umum ADPPI Hasanuddin: Energi Terbarukan Jawaban Atas Tantangan Kedaulatan Energi

Berita

Awali 2020, Geo Dipa Raih Dua Penghargaan PROPER