Mengenal Potensi Panasbumi NTT

Mengenal Potensi Panasbumi NTT

Pembangkit listrik tenaga panasbumi (PLTP) Ulumbu di NTT.

PABUMNews – Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan bagian ujung timur dari Busur Banda, yakni busur gunung api yang memanjang dari mulai Sabang di ujung Sumatra, Jawa sampai P.Wetar di ujung timur Nusa Tenggara. Ini menjadi anugerah tersendiri bagi wilayah tersebut, karena selain banyak gunung api juga kaya akan potensi panasbumi.

Dari hasil penyelidikan Subdit Panas Bumi, Direktorat Inventarisasi Sumber Daya Mineral, Kementerian ESDM, sampai tahun 2002 terdapat 18 lokasi manifestasi panasbumi di wilayah NTT. Manfestasi panasbumi ini tersebar di Kabupaten Manggarai, Ngada, Ende, Flores Timur, Lembata dan Kabupaten Alor.

Dari hasil inventarisasi dan eksplorasi yang sempat dilakukan, NTT diperkirakan menyimpan potensi panasbumi 1.055 MW, yang terdiri dari 125 MW Sumber Daya Spekulatif, 374 MW Sumber Daya Hipotetis, 542 MW Cadangan Terduga dan 14 MW Cadangan Terbukti.

Salah satu cadangan terbukti adalah lapangan panasbumi Mataloko yang dalam pengembangnnya merupakan hasil kerja sama antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Jepang.

Sebaran Potensi Panasbumi NTT

Dalam Buku Potensi Panas Bumi Indonesia Jilid II tahun 2017, disebutkan bahwa dari sekian titik potensi panasbumi di NTT, enam di antaranya sudah ditetapkan jadi WKP, dan dari enam WKP ada yang sudah memasuki tahap eksploitasi (WKP Mataloko).

Inilah titik-titik potensi panasbumi di NTT

WKP Atadai

Lapangan panasbumi Atadai ditetapkan menjadi WKP dengan SK Nomor 2966 K/30/ME M/2008 tanggal 30-12-2008. Lokasinya berada di Kabupaten Lembata dan kini dalam tahap eksplorasi.

WKP ini dipegang pihak PLN. Dari potensi terduga 40 MW, rencananya akan dikembangkan 10 MW pada tahun 2020.

WKP Gunung Sirung

Ditetapkan menjadi WKP dengan SK Nomor 7440 K/30/MEM/2016 tanggal 14-10-2016. Lokasinya berada di Kabupaten Alor. WKP yang memiliki potensi terduga 152 MW ini dalam persiapan lelang atau penugasan.

WKP Mataloko

Ditetapkan menjadi WKP dengan SK Nomor 1152 K/30/MEM/2011 tanggal 21-04-2011. Lokasinya berada di Kabupaten Ngada.

Potensi panasbumi di Mataloko terdiri dari potensi hipotesis 10 MW, terduga 6,5 MW dan kapasitas terpasang saat ini 2,5 MW.

Izin pengusahaan panasbumi Matoloko dipegang oleh PT PLN (Persero).

WKP Oka-Ille Ange

Ditetapkan menjadi WKP dengan SK Nomor 2849 K/30/MEM/2012, tanggal 27-09-2012. Lokasinya berada di Kabupaten Flores Timur.

WKP Oka-Ille Ange memiliki potensi terduga 50 MW dengan rencana pengembangan 10 MW pada tahun 2024.

WKP Sokoria

Ditetapkan menjadi WKP dengan SK Nomor 0539 K/30/MEM/2012 tanggal 30-01-2012. Lokasinya berada di Kabupaten Ende. WKP ini dalam tahap eksplorasi dengan izin pengusahaan dipegang oleh PT Sokoria Geothermal Indonesia.

Titik potensi panasbumi Sokoria tersebar di beberapa tempat. Yaitu, di Komandaru potensi hipotesis 11 MW, Ndetusoko potensi terduga 10 MW, Sokoria dengan potensi hipotesis 145 MW dan terduga 25 MW, kemudian di Jopu dengan potensi terduga 5 MW.

WKP Sokoria dikembangkan dalam beberapa tahap. Tahap I sebesar 5 MW tahun 2019, Tahap II tahun 2019 sebesar 5 MW, Tahap III sebesar 10 MW tahun 2020 dan Tahap IV sebesar 10 MW tahun 2021.

WKP Ulumbu

Ditetapkan menjadi WKP dengan SK Nomor 3042/33/DJB/2009 tanggal 28-10-2009. Lokasinya berada di Kabupaten Manggarai. WKP ini memiliki potensi terduga 100 MW dan terbukti 12,5 MW.

Izin pengusahaan WKP Ulumbu dipegang oleh PT PLN dengan kapasitas terpasang 10 MW.

Potensi Adum, memiliki potensi terduga 36 MW berada di Kabupaten Lembata.

Potensi Alor Timur- Maritaing,  memiliki potensi spekulatif 173 MW, sementara potensi hipotesis sebesar 17 MW.

Potensi Amfoang,  memiliki potensi spekulatif 20 MW terdapat di Kabupaten Kupang.

Potensi Bukapiting, memiliki potensi terduga 27 MW. Lokasinya berada di Kabupaten Alor.

Potensi Ndetusoko, memiliki potensi terduga 10 MW, lokasinya di Kabupaten Ende.

Potensi Gou – Inelika, memiliki potensi Hipotesis 28 MW. Lokasi berada di Kabupaten Ngada.

Potensi Jopu, memiliki cadangan terduga 5 MW, lokasi di Kabupaten Ende

Potensi Lesugolo, memiliki cadangan terduga 45 MW, lokasi di Kabupaten Ende.

Potensi Mapos, memiliki potensi hipotesis 50 MW, lokasi di Manggarai Timur.

Potensi Mengeruda, memiliki Potensi Hipotesis 5 MW, berada di Kabupaten Ngada.

Potensi Oyang Barang, memiliki potensi spekulatif 37, berada di Flores Timur.

Potensi Rana Kulan, memiliki potensi spekulaif 5 MW, berada di Manggarai Timur.

Potensi Rana Masak, memiliki potensi spekulaif 50 MW, lokasi berada di Manggarai Timur.

Potensi Roma- Ujelewung, memiliki potensi hipotesis 16 MW dan cadangan terduga 6 MW. Lokasinya berada di Kabupaten Lembata.

Potensi Ulugalung, memiliki potensi spekulatif 5 MW, berada di Manggarai Timur.

Potensi Wae Sano, memiliki potensi hipotesis 121 dengan cadangan terduga 36 MW. Lokasi berada di Manggarai Barat.

Potensi Wai Pesi, memiliki cadangan terduga 54 MW, lokasinya berada di Manggarai Barat.

(es, dari Buku Potensi Panas Bumi Indonesia Jilid II Tahun 2017)