Potensi Panasbumi Bangka Belitung Menanti Sentuhan

Potensi Panasbumi Bangka Belitung Menanti Sentuhan

Pemandian air panas di Bangka (sumber foto: aroengbinang.com)

PABUMNews- Berbeda dengan potensi panasbumi yang memanjang dari Sumatera hingga Maluku yang bertipe vulkanik, panasbumi di Provinsi Bangka Belitung umumnya betipe non vulkanik. Tipe panasbumi ini memanjang dari Bangka, Kalimantan Barat, Sulawesi selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Maluku dan Papua.

Di provinsi yang terkenal dengan kekayaan emas hitam (timah) ini, setidaknya ada 7 titik potensi yang telah disurvei, yakni di Terak, Buding, Dendang, Nyelanding, Pemali, Permis dan Sungai Liat/Pelawan. Potensinya antara 5 hingga 25 MW.

Potensi panasbumi di Bangka Belitung hingga kini belum ada yang dimanfaatkan, padahal kebutuhan energi listrik provinsi ini kian hari kian meningkat. Bahkan tahun 2017 lalu, Pemprov Bangka Belitung sempat melaporkan ada 17 hotel di Pulau Belitung yang belum mendapatkan aliran listrik PLN. Untuk mencukupi kebutuhan listriknya, terpaksa masing-masing pengelola hotel menggunakan genset.

Listrik dari sektor energi terbarukan (EBT) pun sudah ada, bersumber dari biomasa, biogas dan tenaga surya dengan total kapasitas 14,5 MW. Rinciannya, pembangkit listrik tenaga biomasa sebesar 5MW di Pulau Bangka dan 7 MW di Pulau Belitung. Sedangkan untuk biogas ada di Belitung sebesar 1,2 MW. Kemudian untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 1 Mega Watt Peak (MWp) berada di Pulau Bangka.

Inilah area prospek panasbumi di Bangka Belitung

Potensi Terak

Memiliki potensi spekulatif 5 MW, berlokasi Bangka Tengah. Untuk mencapai area potensi panasbumi Terak, dari Jakarta dapat ditempuh dengan pesawat dan mendarat di Bandar Udara Depati Amir. Dari sini kemudian dilanjutkan dengan perjalanan darat dari Pangkal Pinang ke Terak.

Manifestasi panasbumi yang dijumpai di daerah ini adalah berupa mata air panas Terak berlokasi di Desa Terak, Kecamatan Sungai Selatan, Kabupaten Bangka Tengah dengan temperatur 61,8 derajat Celcius. Kelebihan air di Terak, warnanya sangat jernih dan tidak berbau.

Potensi Buding

Memiliki sumber daya spekulatif 5 MW, berlokasi di Kabupaten Belitung Timur. Panasbumi di Buding dicirikan dengan munculnya air panas alami di kawasan Buding dengan temperatur 37,3 derajat Celcius, lokasinya di Desa Buding, Kecamatan Kelapa Kampit.

Potensi Dendang

Potensi panasbumi Dendang memiliki sumber daya spekulatif 10 MW, terdapat di Bangka Barat. Dari Kota Pangkal Pinang, lokasi ini bisa dicapai dengan menggunakan jalan darat, baik menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua.

Manifestasi panasbumi yang dijumpai di daerah ini adalah berupa mata air panas  Dendang berlokasi di Desa Dendang, Kecamatan Kelapa, dengan temperatur 49 derajat Celcius.

Potensi Nyelanding

Memiliki sumber daya spekulatif 5 MW, berlokasi di Kabupaten Bangka Selatan.
Panasbumi Nyelanding dicirikan dengan munculnya air panas dengan temperatur 49 derajat Celcius. Air panas ini di antaranya muncul di Desa Nyelanding, Kecamatan Air Gegas.

Potensi Pemali

Memiliki potensi spekulatif 5 MW, dengan lokasi di Kabupaten Bangka Tengah. Lapangan panasbumi Pemali bisa dicapai dari Kota Pangkal Pinang dengan kendaraan roda empat.

Potensi Permis

Area prospek panasbumi Permis memiliki sumber daya spekulatif 10 MW, berlokasi di Bangka Selatan. Keberadaan panasbumi di kawasan ini dicirikan dengan munculnya air panas alami di Desa Permis, Kecamatan Simpang Rimba, dengan suhu 54,9 derajat Celcius.

Potensi Sungai Liat/Pelawan

Area prospek Pelawan memiliki potensi spekulatif yang paling besar di antara area prospek lainnya di Bangka Belitung, yakni 25 MW. Lokasinya berada di kawasan Gunung Pelawan, Bangka.

Mata air panas yang muncul di Pelawan berlokasi di Desa Gunung Pelawan, dengan temperatur air panas 49,6 derajat Celcius.

Itulah potensi panasbumi Bangka Belitung. Semuanya menanti sentuhan agar bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk masyarakat (es)