Home / Berita

Sabtu, 17 Juli 2021 - 09:03 WIB

Destinasi Wisata Panas Bumi Curug Cipanas Nagrak

Destinasi Wisata Panas Bumi Curug Cipanas Nagrak

Destinasi Wisata Panas Bumi Curug Cipanas Nagrak

PABUMNews – Destinasi wisata panas bumi selalu menarik wisatawan hampir disemua daerah. Salah satunya adalah manifestasi air panas Curug Cipanas Nagrak.

Manifestasi air panas Curug Cipanas Nagrak berlokasi di Kampung Kancah, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.

Destinasi wisata panas bumi ini memberikan sensasi keindahan alam berupa air terjun yang mengalirkan air panas menuju tiga kolam besar yang berudak yang dikelilingi pemandangan alam perbukitan yang hijau.

Destinasi wisata panas bumi ini mulai populer pada pertengahan tahun 2017. Saat ini Curug Cipanas Nagrak menjadi destinasi wajib wisatawan yang berkunjung ke Bandung Barat.

Destinasi wisata ini dikelola mandiri yang melibatkan aparatur Desa, Karang Taruna dan warga. Destinasi wisata ini memberikan dampak positif untuk peningkatan ekonomi masyarakat disekitar lokasi, khususnya warga kampung Kancah.

Baca Juga  Jawab Tren Dekarbonisasi, Pertamina akan Genjot Pemanfaatan Panas Bumi

Selain lokasinya yang mudah dicapai, tiket masuk Curug Cipanas Nagrak sangat terjangkau. Harga tiket masuk untuk dewasa Rp 20 ribu dan Rp 15 ribu untuk anak-anak diluar tiket parkir. Jam operasional Curug Cipanas Nagrak dimulai dari jam 06.00 sampai dengan 18.00 WIB.

Manifestasi Air Panas Curug Cipanas Nagrak

Manifestasi panas bumi adalah gejala alam yang muncul di permukaan bumi akibat adanya sistem panas bumi.

Karakteristik dan jenis manifestasi bergantung pada sistem panas bumi yang membentuknya.

Manifestasi dapat berupa air seperti mata air dan kolam air hangat atau panas, uap seperti fumarola dan solfatara, kolam lumpur panas, geyser serta tanah beruap.

Baca Juga  Potensi Panas Bumi Gunung Endut Belum Tersentuh

Melihat karakteristik manifestasinya, air panas Curug Cipanas Nagrak berupa mata air panas dengan debit air yang cukup besar.

Mata air panas tersebut muncul kepermukaan dan mengalir mengikuti kontur tanah dan bebatuan sehingga memberikan gambaran alam yang sangat menarik. Mata air panas ini merupkan bagian dari sistem panas bumi Tangkuban Perahu.

Sebagai informasi, Wilayah kerja panas bumi Tangkuban Perahu sudah ditetapkan menjadi wilayah kerja panas bumi dan pengelolaannya diberikan kepada PT PLN (Persero) melaui penugasan langsung wilayah kerja panas bumi kepada BUMN.

Berita ini 698 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita

Rayakan HUT ke-14, Perusahaan Panas Bumi PGE Peroleh Sertifikat ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Suap

Berita

PLN Segera Ditugaskan Kelola WKP Gunung Lawu

Berita

ADPPI Minta Penugasan Pengusahaan Panasbumi Ditunda

Berita

Bali Lahirkan Komitmen Dunia Manfaatkan Energi Panasbumi

Berita

PGE Area Kamojang Raih Anugerah PROPER Emas 10 Kali Berturut-turut

Berita

PLN Butuh Banyak SDM Panasbumi

Berita

Perusahaan Panasbumi Star Energy dan Supreme Energi Raih Subroto Award 2019

Berita

Air Panasbumi Berikan Harapan Baru untuk Desa Pangi