Home / Berita

Senin, 15 Oktober 2018 - 11:25 WIB

Indonesia Miliki 331 Titik Potensi Panasbumi

PABUMNews- Potensi panasbumi di Indonesia termasuk yang terbesar di dunia. Bahkan menurut data Kementerian Energi Sumber Daya Mineral, Indonesia memiliki potensi sumber daya sebesar 11.073 MW dan cadangan sebesar 17.506 MW. Dengan potensi sebesar itu, 40 persen energi panasbumi dunia dimiliki Indonesia.

Besarnya potensi panasbumi tersebut merupakan anugerah bagi Indonesia. Seperti dikatakan Menteri ESDM, Ignasius Jonan, mengoptimalkan pemanfaatkan potensi sumber daya energi dalam negeri penting artinya dalam rangka mencapai kemandirian energi. Oleh karena itu, energi panasbumi sebagai potensi energi terbesar dalam negeri, harus mulai fokus dikembangkan.

Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, Rida Mulyana, menjelaskan, saat ini ketergantungan terhadap energi fosil masih relatif tinggi, lebih dari 90% penggunaan energi nasional berasal dari sumber energi fosil. Karena energi fosil tidak terbarukan sehingga cadangannya semakin lama semakin menipis, maka pemanfaatan energi baru dan terbarukan yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan menjadi suatu keharusan.

Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional. Dalam PP itu disebutkan Bauran Energi Nasional 23% atau sebesar 45 GW bersumber dari energi baru dan terbarukan pada tahun 2025, dan panasbumi ditargetkan menyumbang 7.242 MW.

Baca Juga  Mannvit Susun Rencana Mitigasi Kerak Silika Dieng

Itu memang target yang sangat tinggi, apalagi energi terbarukan saat ini baru mencapai 7,7% dari total bauran energi nasional, dan kapasitas terpasang energi panasbumi baru mencapai sekitar 1,948,5 MW atau lima persen dari potensi keseluruhan. Kendati demikian, upaya untuk menggunakan energi yang clear and clean tetap harus dijalankan sebagai komitmen Indonesia mengurangi gas rumah kaca (GRK) yang telah ditandatangani Presiden Jokowi di Paris tahun 2015 lalu.

Berdasarkan survei terbaru dari Pusat Sumber Daya Mineral, Batubara dan Panas Bumi Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Indonesia memiliki 331 titik potensi panasbumi. Ke-331 titik itu tersebar di 30 provinsi dan 70 titik di antaranya telah ditetapkan sebagai Wilayah Kerja Panasbumi (WKP). Sisanya, masih merupakan wilayah terbuka.

Pemaparan di atas merupakan rangkuman dari sambutan Menteri ESDM Ignasius Jonan, Dirjen EBTKE Rida Mulyana dan Direktur Panasbumi Yunus Saefulhaq (sekarang Ida Nuryatin Finahari) dalam buku Potensi Panas Bumi yang diterbitkan Kementerian ESDM pada tahun 2017.

Baca Juga  ADPPI Kunjungi Baturaden, Enam Bulan Curug Cipendok Kurang Pengunjung

Buku setebal 1500 halaman lebih tersebut terbit dalam dua versi yakni versi buku dan versi digital. Buku ini menguraikan satu per satu dari 331 titik potensi panasbumi tadi, baik dari geosains (geologi, geofisika, dan geokimia), besaran nilai potensi, informasi kehutanan, maupun keterjangkauan lokasi pada setiap titik potensi panasbumi tersebut.

Mulai Jumat tanggal 19 September 2018, Pabumnews.com berencana menerbitkan satu per satu potensi panas tersebut dengan mengacu kepada buku Potensi Panas Bumi Indonesia yang diterbitkan Kementerian ESDM tadi. Dengan demikian, Anda yang tak berkesempatan atau belum berkesempatan memiliki buku tersebut, bisa membacanya di Pabumnews. Besar harapan kami, informasi mengenai potensi panasbumi di Indonesia yang akan kami terbitkan bermanfaat dan bisa menjadi pelengkap pengetahuan Anda di bidang panasbumi. (hasanuddin)

Berita ini 58 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita

KPTB dan Pelaksana PSPE Tandatangani K3LL Panasbumi

Berita

Arcandra: Data Sebagai Pijakan Berbisnis EBT

Berita

Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca, Pemerintah akan Genjot Energi Bersih Panasbumi

Berita

Perusahaan Panas Bumi Geo Dipa Bagikan Donasi untuk Masyarakat Pancoran

Berita

PLTP Sokoria akan Sumbang Energi Bersih 5 MW Februari 2020

Berita

Medco Power Indonesia dan SMI Tandatangani Kerjasama Pengembangan Panasbumi

Berita

Baturadden, Lokasi Idola Tujuan Wisata

Berita

Geothermal ITB dan ECADIN Gelar Webinar Bertema Cost Recovery dalam Pemanfaatan Panas Bumi Jumat (7/8)