Home / Berita

Jumat, 1 Desember 2017 - 13:07 WIB

Kebutuhan SDM di Sektor EBT Sekarang Ini Sangat Besar

Kampus STEM Akamigas

PABUMNews-Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus melakukan upaya untuk mencapai target bauran energi sebesar 23 persen yang berasal dari energi baru terbarukan (EBT) pada 2025 mendatang. Salah satu upaya yang dilakukan ialah menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terampil dan kompeten.

Sekolah Tinggi Energi dan Mineral (STEM) Akamigas diharapkan mampu menjawab tantangan kebutuhan tersebut dengan menghasilkan lulusan yang kompeten di bidang EBT.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian ESDM IGN Wiratmadja di sela-sela acara Renewable Energy & Energy Conservation Knowledge Sharing Session di Jakarta, Rabu (29/11).

Wiratmaja mengatakan, kebutuhan SDM di sektor EBT sekarang ini sangat besar, setidaknya dibutuhkan178 ribu orang.

Baca Juga  ADPPI Sarankan Pemda Gunakan DBH dan Bonus Produksi untuk Penanganan Covid-19 di Area Panas Bumi

Oleh karena itu, lanjut Wiraatmaja, pihak Kementerian ESDM sekarang ini tengah merancang penambahan jurusan EBT di STEM Akamigas.

“Jadi, STEM Akamigas yang selama ini hanya berkonsentrasi pada jurusan minyak dan gas akan mempunyai jurusan EBT,” ungkapnya.

Dalam forum itu pun terungkap bahwa untuk mencukupi kebutuhan SDM di bidang EBT, Kementerian ESDM menggelar berbagai diklat. Dalam satu tahun, Kementerian ESDM memiliki 256 diklat, terdiri dari 108 Diklat Aparatur, 124 Diklat Industri dan 24 Diklat Masyarakat.

Seperti diketahui, STEM “Akamigas” Cepu merupakan sekolah kedinasan di bawah naungan Kementerian ESDM. Sekolah ini dikhususkan untuk mendidik para pegawai BUMN/BUMD dan perusahaan swasta yang bergerak dalam bidang pertambangan minyak dan gas.

Baca Juga  Masyarakat Solok Selatan Kini Miliki Gelora Energy, Hibah dari Perusahaan Panas Bumi

Hingga 2017 STEM menyediakan lima jurusan yaitu Teknik Produksi Migas, Teknik Pengolahan Migas, Logistik Migas, Teknik Instrumentasi Kilang, dan Teknik Mesin Kilang.

Menteri ESDM Ignasius Jonan beberapa waktu lalu sempat meminta agar STEM Akamigas bisa menjadi makin besar. “Saya ingin supaya pendidikan di Kementerian ESDM menjadi satu lembaga yang punya reputasi bagus. Harus diisi oleh konten yang up to date,” ucapnya.

Maksud “up to date” yang diungkapkan Menteri Jonan adalah selarasnya muatan pendidikan (kurikulum) dengan kebutuhan industri, terutama industri energi yang sekarang ini mulai berkonsentrasi pada EBT. (Es)

Berita ini 62 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita

Wawolesea, Terasering Air Panas Alami dengan Sejuta Pesona

Berita

Pemanfaatan Panasbumi untuk PLTP Bukan Kegiatan Pertambangan

Berita

Dirut PGE Ali Mundakir Jadi Dirut Elnusa

Berita

Pemandian Air Panas Ciwalini, Berkah Panasbumi Patuha

Berita

Mengoptimalkan Energi Panasbumi di Flores Harus Disertai Pengembangan Bisnis

Berita

Kementerian ESDM Abadikan Subroto dalam Penghargaan Pejuang Energi

Berita

Prijandaru : Pemerintah Harus Lakukan Banyak Hal Agar Investasi Panasbumi Menarik

Berita

Sengketa Geo Dipa- Bumi Gas, Agar Negara Tak Kehilangan Triliunan, ADPPI Sarankan Menteri ESDM Turun Tangan