Home / Berita

Senin, 2 Agustus 2021 - 08:05 WIB

Kemenkeu Setujui Holding Panas Bumi

Kementerian Keuangan Republik Indonesia

Kementerian Keuangan Republik Indonesia

PABUMNews – Kemenkeu Sri Mulyani setujui pembentukan holding BUMN panas bumi. Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan bahwa Kementerian Keuangan telah menyetuji pembentukan holding BUMN Panas Bumi, seperti dilansir dari CNBC Indonesia (30 Juli).

Kepentingan persetujuan Bos Kemenkeu untuk menyetujui holding panas bumi dikarenakan salah satu perusahaan yang akan digabungkan berada di bawah pengawasan Kemenkeu yaitu PT Geo Dipa (Persero).

Erick Thohir pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pembentukan holding ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan serta melakukan aksi korporasi, seperti dengan penawaran umum saham (IPO/initial public offering) di pasar modal.

Dengan masuknya aset dari anak perusahaan maka induk holding akan mendapatkan penambahan nilai kapital dengan masuknya aset dari anak perusahaan. Sehingga perusahaan menjadi lebih menarik bagi para investor saham.

Baca Juga  Indo EBTKE Conex 2020 Digelar, Kementerian ESDM Jelaskan Dua Skema Pembiayaan Panas Bumi

Kadangkala masyarakat tidak memahami bahwa seakan-akan dengan melakukan corporate action seperti IPO, pemerintah dianggap akan melakukan penjualan terhadap aset-aset negara. Padahal walaupun telah dilakukan IPO, kepemilikan perusahaan BUMN masih 100 persen milik negara.

Justru dengan IPO, perusahaan akan memiliki modal segar untuk menjalankan proyek-proyek strategis tanpa harus mengandalkan suntikan APBN. Serta kedepannya diharapkan perusahaan holding BUMN ini akan menjadi lokomotif pembangunan nasional, tambahnya.

Panas Bumi Harapan Energi Bersih Nasional

Panas bumi diharapkan akan menjadi sumber utama penyediaan energi bersih nasional dikarenakan energi ini selain ramah lingkungan (green energy), energi ini dapat diperbaharui (renewable) dan berkelanjutan (sustaiable).

Perusahaan holding yang bernama Indonesia Geothermal Energy menjadi gambaran arah kebijakan pemerintah dalam pengembangan energi.

Baca Juga  Destinasi Wisata Panas Bumi Curug Cipanas Nagrak

Dengan holdingisasi perusahaan BUMN ini diperkirakan akan memberikan tambahan energi listrik dengan kapasitas 1.022,5 MW, atau hampir setengah dari total kapasitas pembangkitan listrik panas bumi yang ada saat ini yaitu 2.175,7 MWe.

Panas bumi menjadi harapan energi bersih nasional karena dengan potensi sebesar 23 GW, listrik dariĀ  panas bumi ke depan dapat menjadi pengganti yang seimbang bagi pembangkit-pembangkit konvensional yang berbahan bakar fosil.

Selain menjadi pengganti energi berbahan bakar fosil, panas bumi dapat dimanfaatkan untuk kepentingan lain selain listrik. Pemanfaatan langsung (direct use) dari panas bumi meliputi sektor wisata, budidaya dan pengolahan pascapanen, industri pengolahan hasil bumi dan lain sebagainya.

 

Berita ini 339 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Bandung Kecewa, 3000 Warganya di Areal Pembangkit Panasbumi Belum Menikmati Listrik

Berita

PLN akan Renegosiasi Kontrak dengan IPP, Ketua API: Siap-siap Kena Denda TOP

Berita

Berikut penerima penghargaan Anugerah Energi Lestari 2017

Berita

Pemerintah Beri Peringatan Keras Pelaksana Proyek PLTP Baturaden

Berita

COD September 2019, PLTP Sorik Marapi Unit I Bisa Terangi Sekitar 100.000 Rumah Tangga

Berita

Emisi Panasbumi Hanya 1/15 Batubara

Berita

Kementerian ESDM Terbitkan Peraturan Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi Panasbumi untuk Pemanfaatan Tidak Langsung

Berita

Wali Kota Tomohon Caroll Senduk Akui PLTP Lahendong Sangat Terasa Manfaatnya