Home / Berita

Sabtu, 30 September 2017 - 08:39 WIB

Kementerian ESDM Abadikan Subroto dalam Penghargaan Pejuang Energi

Lukisan Prof. Dr. Subroto ini terpampang di layar dinding Ballroom Djakarta Theater pada acara penyerahan Anugerah Subroto 2017, Rabu (28/9/2017)

PABUMNews – Untuk mengapresiasi dan menghargai para pejuang energi di tanah air, Kemen ESDM meluncurkan Penghargaan Subroto mulai tahun 2017 ini. Penghargaan diberikan kepada perorangan, lembaga, perusahaan, dan organisasi yang berjasa dalam pengembangan dan penghematan energi.

Subroto memang menjadi ikon energi di tanah air. Pihak Kemen ESDM menyatakan, penamaan Subroto merupakan penghargaan kepada Menteri Pertambangan dan Energi pada kurun waktu 1978-1988.

Seperti diketahui, Prof. Dr. Subroto merupakan tokoh yang memajukan sektor energi di Indonesia. Pada saat beliau mejadi Menteri Pertambangan dan Energilah, energi panasbumi di tanah air berhasil dieksploitasi dan berkontribusi pada kelistrikan nasional, di antaranya Kamojang.

Penghargaan Subroto 2017 atau yang pertama ini, digelar dalam rangkaian Hari Jadi Pertambangan dan Energi Ke-72 dengan nama Malam Penganugerahan Penghargaan Subroto 2017 di Ballroom, Djakarta Theater, Jakarta, Rabu (28/9). Menteri ESDM Ignasius Jonan, hadir langsung dalam acara tersebut dan ikut menyerahkan penghargaan kepada penerima.

Penghargaan Subroto adalah penghargaan yang mempertemukan semua penghargaan energi di lingkungan Kementerian ESDM yang sebelumnya diselenggarakan secara terpisah. Penghargaan Kemen ESDM yang selama ini diberikan yakni Penghargaan Efisiensi Energi Nasional (PEEN), Penghargaan Pengelolaan Bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Serta Lindungan Lingkungan (K3LL) Panas Bumi, Penghargaan Wartawan Energi, Penghargaan Keselamatan Migas, dan Penghargaan Energi (PE).

Baca Juga  Holding Panas Bumi Batu Loncatan Energi Bersih Nasional

Jonan berjanji Kemen ESDM akan secara kontinyu memberikan penghargaan kepada pejuang energi di Indonesia. “Penghargaan dimulai tahun ini dan akan diadakan terus, ” ujarnya saat hadir di Djakarta Theater seperti dirilis esdm.go.id.

Untuk PEEN dengan katagori bangunan gedung hemat energi ada 9 pemenang, yakni Sinarmasland, Gedung Paza Summarecon Agung, Gedung Mina Bahari IV KKP, dan Kantor Dusaspun Gunung Putri. Sementara untuk katagori manajemen energi pada industri dan bangunan gedung ada 16 pemenang antara lain PT Graha Niaga Tata Utama, Gedung IGD RSUP Cipto Mangunkusumo, Gedung B2TKE BPPT, PT Cheil Jedang Pasuruan, Terminal BBM Rewulu Pertamina HO, dan Star Energy Geothermal (Wayang Windu) Lt. Sedangkan untuk katagori penghematan energi di pemerintahan ada 9, antara lain Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Pemda Provinsi Jawa Tengah.

Penerima penghargaan K3LL panasbumi dimenangkan oleh 24 perusahaan. Mereka antara lain Star Energy Geothermal Salak Ltd. Perusahaan ini meraih penghargaan aditama dengan nilai tertinggi untuk penghargaan Pengelolaan Bidang K3 pada Area Geothermal (Berproduksi) dan penghargaan Pengelolaan Bidang Lindungan Lingkungan pada Area Geothermal (Berproduksi).

Baca Juga  Pembangunan PLTP Rantau Dedap Capai 73,07 Prosen

Perusahaan lainnya adalah PT Supreme Energy Muara Laboh. Sama seperti Star Energy Geothermal Salak, Supreme Energy Muara Laboh pun merupakan peraih aditama dengan nilai tertinggi. Perusahaan ini mendapatkan penghargaan Pengelolaan Bidang K3 pada Proyek Geothermal (Belum Berproduksi).
Penghargaan yang sama diraih pula oleh PT Pertamina Geothermal Energy Proyek Lumut Balai. Anak usaha PT Pertamina ini menjadi salah satu peraih Penghargaan Pengelolaan Bidang Lindungan Lingkungan pada Proyek Geothermal (Belum Berproduksi).

Sementara itu, penghargaan untuk wartawan energi diterima oleh Gholib yang memenangkan Juara I Foto Umum, Muhamad Mubarak Aziz sebagai Juara I Foto Instagram, dan Titi Vivi Suryani untuk kategori Karya Tulis Jurnalistik.

Kemudian untuk bidang keselamatan minyak dan gas bumi, penghargaan jatuh kepada PetroChina International Jabung, Ltd.

Penghargaan Subroto untuk bidang inovasi energi (PE) kategori perorangan diberikan kepada Harianto, sedangkan untuk kelompok masyarakat diberikan kepada Yayasan Lengis Hijau, untuk industri diterima oleh PT Great Giant Pineaple, sedangkan kategori pemerintah daerah dianugerahkan kepada
Dinas ESDM Provinsi Bangka Belitung. (es)

Berita ini 5 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita

Warga Kabupaten Bandung “Gugat” Dana Bagi Hasil Panasbumi

Berita

Ketum ADPPI Hasanuddin Berharap Presiden Segera Menyelesaikan Kendala Pengembangan Panasbumi

Berita

Inilah Rencana Besar Geo Dipa Kembangkan Panas Bumi Dieng dan Patuha

Berita

Kembangkan Panasbumi, Pemprov Aceh Teken MoU dengan Perusahaan Turki

Berita

Berikut Biodata Pejabat Kementerian ESDM yang Jabat Komisaris BUMN Panas Bumi

Berita

ADPPI Usulkan Alimin Ginting, Profesional di Bidang EBT Jadi Menteri ESDM

Berita

Porsi EBT dalam Bauran Energi Pembangkit Listrik Melebihi Target

Berita

Panasbumi Suoh Lampung dan Keramik Belerang di Gunung Ratu