Home / Berita

Kamis, 15 Oktober 2020 - 14:31 WIB

Keren, Green Bond Star Energy Geothermal Jadi Rebutan Investor Global

Salah satu instalasi PLTP Gunung Salak yang dikelola Star Energy Geothermal. (*)

PABUMNews – Green bond yang diterbitkan Star Energy Geothermal Salak dan Star Energy Geothermal Darajat II ternyata jadi rebutan investor global.

Green bond yang diterbitkan senilai 1,11 miliar dolar AS tersebut, mengalami kelebihan permintaan alias oversubscribed sebanyak 3,5 kali.

“Permintaan ini menunjukkan kepercayaan pasar terhadap tata kelola dan kemampuan operasional Star Energy,” kata CEO Group Star Energy Geothermal, Hendra S. Tan, Rabu (14/10).

Green bond ini merupakan penerbitan kedua dari Star Energy Geothermal Group. Sebelumnya, April 2018, Star Energy Geothermal (Wayang Windu) Limited menerbitkan green bonds senior senilai 580 juta dolar AS yang dijamin dengan tenor 15 tahun atau jatuh tempo pada April 2033.

Baca Juga  Pemerintah Lelang WPSPE Panasbumi Bonjol Pasaman

Sementara green bond yang diterbitkan kali ini terbagi menjadi dua yaitu senilai 320 juta dolar AS dengan tenor hingga April 2029. Green bond kedua memiliki tenor hingga Oktober 2038 dengan nilai 790 juta dolar AS.

“Kami sangat mengapresiasi minat yang tinggi dari investor global ini,” kata Hendra S Tan.

Menurutnya, kelebihan permintaan pasar terhadap green bond Star Energy Geothermal menunjukkan juga bahwa investor sangat mendukung langkah Indonesia menuju pemanfaatan energi ramah lingkungan.

Baca Juga  Peneliti Greenpeace Indonesia Sebut Kebijakan Pemerintah Tidak Pro Energi Terbarukan

Respon investor global yang sangat bagus tersebut tak lepas pula dari kinerja Star Energy. Sebelumnya, Moody’s Investor Service pun menyematkan rating Baa3 untuk senior secured bond yang akan diterbitkan oleh Star Energy Geothermal tersebut. Moody’s menyatakan, outlook dari rating tersebut adalah stabil. Hal inilah yang membuat investor nyaman menyambut green bond Star Energy.

Menurut keterangan, Star Energy akan menggunakan hasil obligasi tersebut keperluan korporasi umum yang berkaitan dengan operasi panas bumi Salak dan Darajat. (Ref)

Berita ini 135 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Potensi Panas Bumi Gunung Endut Banten

Berita

Potensi Panas Bumi Gunung Endut Belum Tersentuh

Berita

PLN Lepas WKP Wapsalit di Maluku
PLN Garap Panas Bumi Kepahiang

Berita

PLN Gagal Garap Kepahiang, 4 Tahun Rakyat Menanti

Berita

Ini Penjelasan Bumigas dan KPK Terkait Surat Deputi Bidang Pencegahan ke Geo Dipa

Berita

PT SAE Segera Bor Sumur Kedua di PLTP Baturaden

Berita

Garap Panasbumi Gunong Geurudong Aceh, Hitay Tunggu Surat Izin Pemerintah

Berita

PLTP Lumut Balai Beroperasi Agustus, Ini Harapan Bupati OKU Kuryana Azis

Berita

Dilimpahi Air Panas Bumi, Objek Wisata Guci Tetap Jadi Pilihan Liburan Natal dan Tahun Baru