Home / Berita

Selasa, 3 Agustus 2021 - 12:39 WIB

Kompak Tolak Holding BUMN, SSPPB – SP PLN Beda Tujuan

PT Pertamina (Persero) VS PT PLN (Persero)

PT Pertamina (Persero) VS PT PLN (Persero)

PABUMNews – Dua Serikat pekerja BUMN Kompak tolak holding BUMN. Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) dan Serikat Pekerja PLN Grup (SP PLN) kompak tolak holding BUMN namun dengan tujuan yang berbeda. Kedua serikat pekerja tersebut melayangkan keberatan atas rencana pembentukan holding serta IPO perusahaan.

Kekompakan penolakan dua serikat pekerja ini terhadap holding BUMN, menunjukan loyalitas kedua serikat pekerja tersebut terhadap perusahaan masing-masing.

Presiden FSPPB Arie Gumilar menegaskan bahwa pihak federasi pekerja Pertamina menolak holding – subholding serta menolak rencana korporasi untuk Initial Public Offering (IPO) terhadap anak PT Pertamina (Persero).

Menurut Presiden FSPPB tersebut, ada tujuh kehawatiran pelaksanaan holding – subholding dan rencana IPO tersebut akan menggangu tugas pokok Pertamina dalam rangka menjaga kedaulat energi nasional.

  1. Hoding – Subholding dan IPO akan berpotensi melanggar UU No.19 tahun 2003 tentang BUMN, Pasal 77 huruf (c) dan (d). Dlam UU tersebut tertulis bahwa Persero yang tidak dapat di privatisasi adalah Persero yang usahanya bergerak pada sektor tertentu dan diberikan tugas khusus untuk melaksanakan pengusahaan yang berlandaskan kepentingan rakyat.
  2. Besarnya kewajiban Pajak. berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan No. 52/PMK.010/2017 tentang penggunaan nilai buku atas pengalihan harta daam angka penggabungan, peleburan, pemekaran atau pengambilan usaha.
  3. Transfer piricing berfotensi menaikan Harga Pokok Produksi Bahan Bakar Minyak (HPP-BBM).
  4. Potensi terjadinya persaingan antar subholding akibat tumpang tindih yang terjadi antara subholding, karena subholding telah menjadi entitas bisnis tersendiri dan mempunyai target kinerja masing.
  5. Kemampuan subholding dalam mengemban beban penugasan BBM PSO (Bahan Bakar Minyak-Public Service Obligation (BBM-subsidi)) akan menyebabkan persaingan antar subholding sehingga melupakan kepentingan rakyat.
  6. Hilangnya previlage yang diberikan pemerintah ketika subholding melakukan IPO.
  7. Mengancam ketahanan energi nasional dan program pemerataan pembangunan (BBM satu harga) tidak akan berjalan.
Baca Juga  Nenny Saptadji Raih Penghargaan Women in Geothermal

FSPPB sesuai dengan visi dan misi organisasi akan terus berjuang untuk menjaga keberlangsungan bisnis Pertamina dan kedaulatan energi nasional yang sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, tambahnya.

Setelah konferensi pers terkait penolakan terhadap privatisasi melaui subholding dan IPO pada 27 Juli 2021, Serikat Pekerja PLN Grup mengirimkan surat penolakan kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak H. Joko Widodo dengan nomor surat 001/SPPLN-PPIP-SPPJB/PST/VII/2021, perihal sikap bersama penolakan holdingisasi dan IPO sektor ketenagalistrikan Indonesia.

Baca Juga  Star Energy Wayang Windu: Pemboran Sumur Telah Memenuhi Amdal dan Sesuai Aturan

Tujuan penyampaian surat ini adalah untuk mengingatkan pemerintah akan adanya potensi pelanggaran konstitusi dalam pelaksanaan pembentukan holding dan IPO anak perusahaan PT PLN (Persero).

Dalam pernyataan pers terkait penyampaian surat ini, pihak Serikat Pekerja kembali menegaskan bahwa pembentukan holding ketenagalistrikan jangan sampai melanggar konstitusi.

Pada surat yang ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia tersebut, SP PLN Grup menyataan sikap sebagai berikut:

  1. Menolak program holdingisasi PLTP dan PLTU bila PLN tidak menjadi pemimpin holding company, karena bertentangan dengan konstitusi.
  2. Menolak keras rencana Kementerian BUMN terkait rencana IPO milik PLN dan anak usahanya karena bertentangan dengan UU No. 19/2003 tentang BUMN.
  3. Mendukung program transformasi PLN dan percepatan pembentukan holding ketenagalistrikan dengan PLN sebagai pemimpin holding company-nya.
  4. Mendukung PLN menjadi leader di pengelolaan energi baru terbarukan.

(hn)

Berita ini 508 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita

Pemandian Air Panas Sangkanhurip Kuningan, Segar dan Menyehatkan

Berita

Dukung Upaya Pemerintah Tangani Covid-19, Geo Dipa Kembali Salurkan Bantuan

Berita

Tak Sekedar Penerangan, Listrik Panas Bumi Juga Meningkatkan Kualitas Kehidupan

Berita

Pencatatan Perdana Saham PGE Targetkan Rp 9 Triliun Investasi Energi Hijau

Berita

Menteri ESDM Dorong Badan Geologi Terjun Langsung ke WKP Panas Bumi untuk Eksplorasi

Berita

Maret 2020, Medco Bor Sumur Eksplorasi di WKP Blawan-Ijen

Berita

Kementerian ESDM Sosialisasikan WKP Atedai

Berita

Nenny Saptadji Raih Penghargaan Women in Geothermal