Home / Berita

Kamis, 30 Januari 2020 - 11:47 WIB

Pakar Panasbumi dan Gempa Gelar Sosialisasi di Ambon

Suasana kegiatan sosialisasi dampak pengeboran panasbumi terhadap gempa di Ambon. (*)

PABUMNews – Sejumlah pakar panasbumi atau geothermal dan pakar gempa, hadir di Kota Ambon, Provinsi Maluku pada Selasa (28/1/2020). Kehadiran mereka untuk menyosialisasikan hasil diskusi beberapa waktu lalu bahwa tak ada hubungan antara kegiatan pemanfaatan geothermal dengan gempa bumi yang mengguncang Ambon dn sekitarnya selama ini.

Mereka yang hadir di antaranya pakar panasbumi Dr.Suryatini (ITB), Prof. Andreas Rp dari Culture Institute of Germany, Dr.David Sahara (ITB) dan pakar gempa Dr.Alvend Sugiawan Pakar Gempa juga dari ITB. Kehadiran mereka langsung didampingi Walikota Ambon Richard Louhenapessy.

Diketahui, belakangan ini muncul isu bahwa gempa yang mengguncang Ambon dan sekitarnya merupakan akibat dari kegiatan pemanfaatan panasbumi di Tulehu. Untuk mengetahui duduk persoalan sebenarnya kaitan antara kegiatan pemanfaatan panasbumi dengan gempa, pihak Pemot Ambon mendorong pihak PLN, perusahaan yang melakukan kegiatan panasbumi di Tulehu, menggelar diskusi ilmiah.

Baca Juga  Potensi Panasbumi Meranti, Silih Nara dan Simpang Balik Aceh

Diskusi pun digelar di kantor PLN pusat di Jakarta beberapa waktu lalu, dengan melibatkan para pakar dari Universitas Indonesia, ITB, dan perguruan tinggi lainnya. Dalam kegiatan itu, Pemkot Ambon mengirimkan sejumlah perwakilannya untuk menjelaskan kondisi yang tengah terjadi di Ambon terkait gempa dan pemanfaatan panasbumi di Tulehu.

Diskusi menyimpulkan, tak ada kaitan antara pemanfataan panasbumi Tulehu dengan gempa Ambon. Gempa merupakan bencana alam tersendiri yang terpisah dari kegiatan pemanfaatan panasbumi.

Rupanya, Pemkot Ambon tak ingin warganya dihantui kecemasan terus menerus dan menjadi korban berita tak benar. Dengan diprakarsai Walikota Ambon, Pemkot mengundang para pakar untuk menyampaikan hasil diskusi tersebut.

Baca Juga  Bupati Kuningan Inginkan Pengusahaan Panasbumi Ciremai Segera Dilakukan

“Kewajiban kami untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat lewat ahlinya bahwa pemanfaatan panasbumi di Tulehu tak ada hubungannya dengan gempa Ambon,” kata Walikota Richard Louhenapessy, saat membuka acara sosialiasi bertema “Dampak Pengeboran Panasbumi (Geothermal) Tulehu terhadap Gempa Ambon”.

Untuk itu, Walikota meminta agar masyarakat terutama warga Kota Ambon tidak termakan isu tak benar atau hoaks yang sengaja dimunculkan oleh pihak-pihak tertentu untuk membuat situasi jadi resah.

Hadir dalam kegiatan sosialisasi sejumlah perwakilan masyarakat dari berbagai daerah, di antaranya Seram Bagian Barat, Kabupaten Maluku Tengah serta Kota Ambon sendiri.

Sementara pakar panasbumi ITB, Suryatini, berharap, penjelasan para ahli setidaknya bisa mengubah persepsi masyarakat selama ini tentang gempa dan panasbumi. (es)

Berita ini 24 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita

Yunus, “Putusan MK Soal Izin Panasbumi, Sesuai Undang-undang”

Berita

Wapres Jusuf Kalla Buka IIGCE 2019

Berita

Kegiatan “The 5 IIGCE” Mulai Digelar

Berita

Hilangkan Resiko Tinggi Eksplorasi, Pemerintah Godok Konsep Geothermal Fund

Berita

Masyarakat NTT Berharap Proyek Panasbumi di Flores Segera Direalisasikan

Berita

Air Panas Gunung Papandayan, Destinasi Wisata di Tengah Hawa Dingin yang Mengigit

Berita

PLN Segera Tambah Kapasitas PLTP Mataloko dan Ulumbu

Berita

Gubernur Sumbar dan EBT