Home / Berita

Kamis, 31 Agustus 2017 - 09:32 WIB

Panasbumi Dieng-Patuha: Tak Putus Dirundung Sengketa (Bagian 4-Selesai)

PABUMNews-Beragam tanggapan mengenai sengketa yang terjadi di panasbumi Dieng-Patuha.

Forum Peduli Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Romadhon Jasn berpendapat bahwa sengketa berkepanjangan antara Bumi Gas dengan Geo Dipa telah menghambat program listrik pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

“Pemerintah harus bantu menyelesaikan masalah sengketa mengenai panas bumi, dan jangan merugikan keuangan negara atau pun aset BUMN. Sengketa yang terjadi selama ini telah menghambat berjalannya proyek pengembangan PLTP Dieng dan PLTP Patuha, yang merupakan bagian dari program percepatan pembangkit listrik 10.000 MW tahap II,” Demikian kata Romadhon yang disampaikan dalam keterangan resmi di Jakarta pada bulan Mei 2017.

Koordinator LSM Barisan Rakyat Anti Kriminalisasi dan Kejahatan (BRAKK) Hans Suta Widhya meminta pemerintah segera mengusut tuntas aktor intelektual di balik kriminalisasi terhadap Geo Dipa. Langkah pertama yang bisa dilihat atau ditelusuri pihak mana yang mengambil keuntungan dari kasus ini.

Di tempat terpisah, Ketua Umum Asosiasi Daerah Penghasil Panas Bumi Indonesia (ADPPI), Hasanuddin menyampaikan bahwa jika penyelesaian sengketa melaluiĀ  proses hukum sebagaimana terjadi saat ini akan berlarut-larut. Oleh sebab itu, sudah saatnya pemegang otoritas penyelenggaraan pengusahaan panasbumi memfasilitasi penyelesaian permasalahan di PLTP Dieng-Patuha.

Baca Juga  BUMN Panas Bumi PT Geo Dipa Energi Buka Lowongan Kerja

Menurutnya, berdasarkan UU No. 21 Tahun 2014 tentang Panasbumi, Menteri ESDM memiliki kewenangan menyelesaikan persoalan ini, karena Kementerian ESDM sebagai penyelenggara pengusahaan.

ā€œPemerintah sebagai pemegang kewenangan penyelenggaraan panasbumi, dalam hal ini dikoordinasikan Menteri ESDM, sudah saatnya turun tangan, jangan dibiarkan sengketa ini terus berjalan dalam ranah hukum, baik perdata maupun pidana, ini kan persoalan bisnis, kembalikan ke jalurnya,” kata Hasanuddin.

 

Harapan Wapres Jusuf Kalla

Rabu, 29 Agustus 2017, bertempat di Istana Wapres, Pejambon, Jakarta Pusat, Wakil Presiden Jusuf Kalla menggelar pertemuan dengan manajemen PT. Geo Dipa Energi untuk mengetahui situasi terakhir Dieng-Patuha.

Wakil Presiden Jusuf Kalla berharap masalah hukum yang menimpa PT Geo Dipa Energi (Persero) cepat terselesaikan, sehingga proyek panasbumi ini tidak terbengkalai.

Direktur Utama PT. Geo Dipa Energi, Riki Ibrahim dalam keterangan tertulisnya menyampaikan, Jusuf Kalla pernah datang langsung ke lapangan panas bumi Patuha (Jawa Barat).

Baca Juga  17 Tahun Geo Dipa Energi Menghasilkan Energi Bersih

“Wapres RI benar-benar concern dengan permasalahan yang dihadapi oleh Geo Dipa, karenanya beliau ingin masalah hukum yang ada itu cepat terselesaikan,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut harapan Wakil Presiden tersebut disambut dengan sangat baik oleh seluruh Direktur dan Komisaris Utama Geo Dipa yang hadir.
“Pada dasarnya, kami (Geo Dipa) ingin berkontribusi untuk penambahan listrik dari panas bumi ini, terutama untuk menjaga ketahanan energi nasional dari energi baru terbarukan,” kata Riki.

Pihaknya juga menyampaikan beberapa kepada Wapres, bahwa untuk kapasitas produksi yang sudah dicapai saat ini adalah kurang lebih 100 megawatt (mw) per bulan dari kedua lapangan, Dieng dan Patuha.

“Kami juga menyampaikan bahwa Geo Dipa siap untuk melakukan groundbreaking pembangunan Patuha 2, 3, 4 dan Dieng 2, 3, 4 segera setelah masalah hukum ini segera teratasi di tahun ini juga,” katanya. (Harry)

Berita ini 9 kali dibaca

Share :

Baca Juga

PLTP Darajat

Berita

Dirut PLN: Panasbumi, Topang Bauran Energi dan Efisien

Berita

Skema Baru Lelang WKP Panasbumi Menjaring Pengembang yang Punya Uang

Berita

Pemerintah Pangkas Target Kapasitas PLTP Tahun 2025 Hingga 50 Persen

Berita

Insentif Panas Bumi, Pertamina Usulkan Pemerintah Kembalikan Anggaran Infrastruktur Jalan

Berita

Pelonggaran DNI Tiga Bidang Sektor Panasbumi Tak Sentuh Akar Masalah
Terkait Holding BUMN Panas Bumi

Berita

Terkait Holding BUMN Panas Bumi, Ini Lima Tuntutan SP PLN Group

Berita

Air Panas Nagrak Tangkuban Parahu, Pemandian di Keheningan Alam
Target Bauran Energi Nasional

Berita

PLTS Atap Kejar Target Bauran Energi Nasional 2025