Home / Berita

Selasa, 14 Januari 2020 - 11:52 WIB

Para Pakar Panasbumi akan Berkumpul di Maluku, Bahas Gempa Bumi

PABUMNews – Para pakar panasbumi atau geothermal akan menggelar diskusi masalah gempa bumi yang akhir-akhir ini sering sekali mengguncang Maluku. Diskusi yang digelar bekerjasama dengan Pemkot Ambon tersebut akan melibatkan pakar sejumlah perguruan tinggi, di antaranya guru besar Universitas Indonesia terkait Geothermal Yusuf Daud, pakar panasbumi Intitute Teknologi Bandung (ITB), Ahli Geologi dari ITB Alven Rudiawan, dan Konsultan BAPPENAS dari Calvin Institute, Wilham Louhenapessy.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Ambon, Enrico Matitaputty, mengatakan, sejak 26 September 2019, Maluku sering sekali diguncang gempa. Ditambahkannya, bencana gempa bumi yang terjadi di Maluku merupakan faktor alam, tetapi kini muncul wacana penyebab lain dari gempa bumi

Baca Juga  Panasbumi Jambi Ditargetkan COD Tahun 2025

“Gempa bumi merupakan fenomena alam yang terjadi, tetapi beberapa waktu terakhir muncul wacana bahwa kejadian tersebut ada kaitannya dengan proyek geothermal di wilayah Maluku tengah,” kata Enrico, Senin (13/1/2020).

Ia mengatakan, diskusi yang akan digelar tersebut merupakan kegiatan lanjutan setelah sebelumnya yakni tanggal 3 Desember 2019 lalu menggelar seminar kegempaan.

Enrico menyatakan, Pemkot Ambon juga telah melakukan koordinasi dengan Kementerian ESDM yang menangani masalah geothermal. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan Vice President Panas Bumi PLN.

Baca Juga  The 8th II GCE 2022  Dapat Dijadikan Momentum Panas Bumi sebagai Energi Berkelanjutan Masa Depan

“Dalam dikusi akan hadir langsung Walikota Ambon, Richard Louhenapessy bersama Ketua DPRD Kota Ambon, Elly Toisuta. Keduanya akan bertemu dengan para pakar untuk membahas hasil kajian terkait proyek geothermal di Tulehu Kabupaten Maluku Tengah.

Tim Pemkot Ambon akan menjelaskan kondisi faktual Maluku setelah gempa yang terjadi, selanjutnya para pakar akan mempresentasikan secara ilmiah, hasil kajian tim ahli tentang geothermal.

Diskusi lanjutan, tambah Enrico, lebih ditekankan kepada hasil kajian ilmiah terkait kondisi geothermal dan ada tidaknya dampak terhadap gempa bumi di Maluku. (es)

Berita ini 21 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita

PGE Karaha Gulirkan “BuMala”, Bina Warga Budidaya Maggot dan Azola
Potensi Panas Bumi Halbar

Berita

Pesona Panas Bumi Halbar, Berpotensi Menjadi Wisata Geopark Panas Bumi

Berita

Panas Bumi Bukan Gas Bumi

Berita

Tarif Listrik, Kendala Sosial dan Isu Lingkungan Menghambat Pengembangan Panasbumi

Berita

Akankah Cascading Tarif Diberlakukan untuk Listrik Panasbumi?

Berita

Infrastruktur Capai 99%, PLTP Lumut Balai Diharapkan Beroperasi Juli

Berita

Warga Karangtengah Dukung Geo Dipa Energi Bangun Well Pad 38

Berita

PLTP Lumut Balai Unit 2 55 MW Ditargetkan Beroperasi 2024, PGE Kembali Anggarkan Modal