Home / Berita

Minggu, 13 November 2022 - 16:05 WIB

Peluang Pertamina Jadi Pemain Kelas Dunia Hasilkan Listrik Hijau Berbasis Tenaga Panas Bumi

PABUMNews – Pertamina (Persero) akan menjadi pemain kelas dunia untuk menghasilkan listrik hijau berbasis tenaga panas bumi.

Tujuan tersebut diungkapkan dalam diskusi di Paviliun Indonesia di COP-27, Sharm el Sheikh, Mesir dengan mengupayakan sejumlah pengembangan inovasi teknologi untuk peningkatan pemanfaatan panas bumi.

“Kami mempunyai tujuan untuk menjadi pemain kelas dunia untuk panas bumi. Ada peluang, karena masih kurang dari sepuluh persen yang dimanfaatkan dari total potensi yang dimiliki Indonesia,” kata Senior Vice President Research Technology and Innovation Pertamina, Oki Muraza, dikutip Sabtu (12/11/2022).

Oki Muraza menjelaskan, Indonesia mempunyai potensi hampir 24 GW panas bumi, sementara hanya kurang dari 10 persen dari potensi tersebut yang baru dimanfaatkan sehingga masih ada peluang yang besar untuk lebih meningkatkan kapasitas pemanfaatan panas bumi dalam menghasilkan listrik hijau.

“Selain untuk meningkatkan bauran energi terbarukan dalam proporsi energi listrik nasional Indonesia, upaya peningkatan kapasitas listrik berbasis panas bumi juga mendukung target Indonesia untuk mencapai emisi nol bersih pada 2060,” jelas Oki.

Baca Juga  PLTP Muara Laboh Unit 1 Beroperasi, Supreme Energy Bersiap Bangun Muara Laboh Unit 2

Kegiatan riset dan pengembangan inovasi teknologi untuk pemanfaatan panas bumi yang dilakukan Pertamina meliputi bidang eksplorasi, pengembangan, operasi-produksi dan digitalisasi.

Saat ini, Pertamina sedang mengembangkan teknologi yang lebih baik di bidang eksplorasi, dapat menyediakan studi komprehensif tentang geosains serta mengembangkan metode baru yang memungkinkan untuk diterapkan di industri panas bumi.

“Ini adalah sesuatu yang telah dilakukan selama bertahun-tahun sehingga secara teknologi kami menguasainya mulai dari kegiatan eksplorasi, pengembangan, produksi, pengeboran, dan sebagainya,” tutur Oki.

Pertamina juga akan meningkatkan kapasitas panas bumi dari semula 672 MW pada 2020 menjadi 1.128 MW pada 2026.

Pertamina berupaya memiliki keunggulan operasional terbaik di sektor hulu, integrasi dalam mengembangkan area baru serta memperluas rantai nilai produk dari energi panas bumi.

Baca Juga  Konstruksi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Area PGE Tomohon Rampung dengan Metode Binary Cycle Kapasitas 500 kW

Oki menyebutkan, seperti produk green energy yang berupa green methanol, green hydrogen, nano-silica, green liquid CO2, carbon credit dan mendukung dalam pengembangan klaster industri hijau di Tanah Air.

“Kami berharap dapat mempercepat dalam pengembangan area baru, dimana saat ini pengembangan area baru dapat digunakan tidak hanya untuk listrik tetapi kami mulai memikirkan lokasi yang memungkinkan dapat dikembangkan untuk green hydrogen,” ujarnya.

Oki mengatakan Pertamina membuka peluang kerja sama dengan para pemain di bidang panas bumi di Indonesia dan Energy Efficiency untuk mengimplementasikan solusi teknologi yang dikembangkan pihaknya.

“Dengan peluang ini, sehingga dapat mengembangkan lebih banyak pembangkit listrik tenaga panas bumi dan produk lain dari panas bumi serta mengoptimalkan pemanfaatan potensi panas bumi di Tanah Air,” tutup Oki.***

Berita ini 24 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita

Perusahaan Italia Eksplorasi Panasbumi Way Ratai Lampung

Berita

Sayangkan Putusan PN Jaksel, Geo Dipa akan Ajukan Kasasi

Berita

Pemanfaatan Panasbumi Hululais Bengkulu Capai Tahap Pengadaan Lahan

Berita

Pemerintah Beri Peringatan Keras Pelaksana Proyek PLTP Baturaden

Berita

Bupati Kuningan Inginkan Pengusahaan Panasbumi Ciremai Segera Dilakukan

Berita

Emisi Panasbumi Hanya 1/15 Batubara

Berita

Selain Migas, Pertamina akan Fokus Kembangkan Panasbumi

Berita

PBB Dukung Pemanfaatan Energi Panasbumi di Indonesia