Home / Berita

Kamis, 7 September 2017 - 05:55 WIB

Pemanfaatan Panasbumi untuk PLTP Bukan Kegiatan Pertambangan

PABUMNews – Pemanfaatan panasbumi untuk Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi (PLTP) bukan termasuk kegiatan penambangan atau pertambangan. Hal ini dikemukakan oleh Sekretaris Umum Asosiasi Daerah Penghasil Panasbumi Indonesia (ADPPI), Harry Nurulfuad, ST.

Harry mengemukakan hal tersebut sebab di beberapa daerah seringkali terjadi protes berkaitan dengan pemahaman bahwa pemanfaatan panasbumi untuk pembangkit listrik adalah bagian kegiatan penambangan/pertambangan.

Menurutnya, di dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2014 tentang Panasbumi, disebutkan bahwa pemanfaatan panasbumi untuk PLTP bukan termasuk kegiatan pertambangan.

“Yang dimanfaatkan adalah sumber energi panas yang terkandung di dalam air panas dan uap air dari sistem panasbumi, kata Harry.

Baca Juga  Perusahaan Panas Bumi PT SOL Fasilitasi Paket B dan C Gratis Bagi Warga

Lanjutnya, energi panasbumi bersih, ramah lingkungan dan berkelanjutan, dapat dilihat dari proyek PLTP yang sudah ada di Indonesia seperti PLTP Sibayak (Sumatera Utara), PLTP Kamojang (Jawa Barat), PLTP Darajat (Jawa Barat), PLTP Gn. Salak (Jawa Barat), PLTP Dieng (Jawa Tengah) dan PLTP Lahendong (Sulawesi Utara).

Pemanfaatan panasbumi untuk pembangkit listrik dapat mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil yang jumlahnya terbatas dan tidak dapat diperbarui, dan mendukung ketahanan energi nasional.

Baca Juga  Panasbumi Galunggung dan Eksotisme Alam Menakjubkan

Karena panasbumi bukan kategori kegiatan penambangan/pertambangan maka kegiatan ini tidak mengganggu kawasan konservasi.

Antara pansbumi dan kawasan konservasi, lanjutnya, saling berkaitan erat karena pemanfaatan energi ini memerlukan pemeliharaan eko-lingkungan dalam rangka menjaga kesinambungan sumber daya panasbumi dan selaras dengan pelestarian hutan.

“Karena itu kegiatan ini termasuk dalam pemanfaatan jasa lingkungan, dan izin pengusahaannya dalam bentuk Izin Panasbumi (IPB), jelas Harry.

Ia meminta, karena panasbumi energi yang belum popular, maka hal ini perlu disosialisasikan secara intensif. (ES)

Berita ini 89 kali dibaca

Share :

Baca Juga

HAGI Online Workshop: Magnetotelluric Data Analysis using Geotools

Berita

HAGI Online Workshop: Magnetotelluric Data Analysis using Geotools

Berita

Pemanfaatan EBT, Jawaban Atas Masalah Lingkungan

Berita

Listrik Panasbumi Muara Laboh Mengalir, Bupati Solok Selatan Siap Undang Investor

Berita

Indonesia dan Australia Tandatangani Pengembangan Panas Bumi 25 GW

Berita

Dukung Upaya Pemerintah Tangani Covid-19, Geo Dipa Kembali Salurkan Bantuan

Berita

Tiga WPSPE Panasbumi 126 MW Siap Ditawarkan

Berita

Presiden Jokowi Tetapkan Bonus Produksi Bagi Daerah Penghasil Panasbumi

Berita

Proyek Panasbumi Baturaden Segera ke Tahap Pengeboran