Home / Berita

Kamis, 6 Desember 2018 - 11:38 WIB

Pemprov Sumbar Dukung Proyek PLTP Gunung Talang

Gunung Talang (sumber foto: panjimas.com)

PABUMNews- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menyatakan tetap mendukung proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi (PLTP) di Gunung Talang, Kabupaten Solok mengingat banyak manfaat yang akan diraih masyarakat jika PLTP tersebut jadi beroperasi.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumbar Heri Martinus kepada sejumlah wartawan.

“Banyak keuntungan bagi masyarakat setempat dengan adanya eksplorasi ini. Daerah juga mendapatkan tambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karena itu kita tetap mendukung,” kata Heri, seperti dirilis Antara Senin (3/12/2018).

Menurut Heri, tambahan PAD bagi daerah bisa mencapai miliaran rupiah sebab yang bersumber dari bonus produksi dan dana bagi hasil. Masyarakat sekitar pun akan menerima program CSR.

“Untuk CSR, tidak harus menunggu produksi. Bantuan untuk kegiatan pendidikan seperti bea siswa juga akan diterima oleh masyarakat sekitar, demikian juga bantuan untuk program sosial nagari seperti safari Ramadhan dan renovasi rumah,” ungkapnya.

Baca Juga  Warga Kabupaten Bandung "Gugat" Dana Bagi Hasil Panasbumi

Di sisi lain, lanjut Heri, proyek tersebut bakal menyerap tenaga kerja langsung non skill dan skill medium selama konstruksi dan explorasi.

“Jadi banyak manfaat yang akan diraih dengan keberadaan PLTP Gunung Talang,” sebut Heri.

Pemprov Sumbar menurut dia telah mengundang pakar panasbumi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Indonesia (UI) untuk menjelaskan hal itu. Heri tidak habis pikir, mengapa masih saja ada pihak-pihak yang menolak eksplorasi ramah lingkungan itu.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit pun mengatakan bersikap sama. Ia mengemukakan, suatu daerah membutuhkan investasi agar bisa berkembang sehingga bisa menciptakan lapangan kerja.

“Kita harus menggali potensi daerah, selain untuk terbukanya lapangan kerja juga menambah pendapatan asli daerah,” katanya di Padang (Antara, Minggu 29 April 2018).

Terkait pembangunan proyek PLTP Gunung Talang, Nasrul menilai penolakan dari masyarakat perlu dimusyawarahkan dengan kepala dingin.

Baca Juga  Sulawesi Utara, Provinsi dengan Pemanfaatan Panasbumi Cukup Maju

“Kita harus memandang ini dari pelbagai sisi, sehingga nanti semua pihak mendapatkan keputusan yang tepat untuk kepentingan bersama,” ujarnya.

Menurutnya masyarakat perlu diberikan pemahaman terkait eksplorasi panasbumi yang akan dikonversi menjadi tenaga listrik.

“Ini kan berbeda dengan tambang lain karena tidak merusak lingkungan,” jelasnya.

Ketua DPRD Sumatera Barat, Hendra Irwan Rahim pun menyebutkan, rencana pembangunan proyek geothermal di Kabupaten Solok harus tetap dilanjutkan karena memiliki manfaat yang besar bagi masyarakat di daerah ini.

Ia mengaku telah mendengar langsung pemaparan dari akademisi Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Bandung (ITB) terkait proses pengusahaan panasbumi.

“Pembangunan ini tidak berdampak buruk bagi alam seperti yang ditakuti oleh pelbagai pihak seperti pencemaran air dan udara serta kerusakan lainnya,” ujarnya (Antara, 3 Desember 2018). (es)

Berita ini 45 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita

Dilimpahi Air Panas Bumi, Objek Wisata Guci Tetap Jadi Pilihan Liburan Natal dan Tahun Baru

Berita

PLN Nyatakan Siap Garap WKP Panasbumi Rawa Dano Banten

Berita

Bekas Pengeboran Panasbumi di Rimbo Panti Dibiarkan

Berita

Panasbumi Galunggung dan Eksotisme Alam Menakjubkan

Berita

PP Panasbumi untuk Pemanfaatan Langsung Segera Terbit

Berita

Terobosan Baru Pemanfaatan Panas Bumi, Dua Perusahaan Ini akan Bangun PLTP Mini di Daerah Terpencil

Berita

Potensi Panasbumi Candradimuka Segera Dieksplorasi

Berita

Teknologi Hijau, Kunci Pembangunan Keberlanjutan