Home / Berita / Nasional

Selasa, 19 April 2022 - 01:12 WIB

Pesona Panas Bumi Halbar, Berpotensi Menjadi Wisata Geopark Panas Bumi

Tanah Merah Idamdehe (Halbar News, 2018)

Tanah Merah Idamdehe (Halbar News, 2018)

PABUMNEWS, Halmahera Barat – Pesona Panas Bumi (Geothermal) di Halbar sangat luar biasa, selain untuk pembangkit listrik, Halmahera Barat memiliki tanah beruap yang berada di kawah Idamdehe. Tanah beruap yang atau Tanah Merah (penamaan oleh warga Idamdehe), merupakan manifestasi uap panas bumi yang dapat bermanfaat bagi kesehatan, misalnya untuk terapi rematik dan pegal-pegal.

Cara pemanfaatannya sangatlah mudah, cukup dengan membuat lobang menggunakan kayu pada tanah merah, maka uap akan terkumpul dan bisa langsung digunakan untuk menghangatkan telapak kaki. Di Tanah merah, uap panas keluar dari pori-pori tanah yang berada di dinding sebelah timur kawah Idamdehe.

Selain untuk terapi, biasanya warga membawa telur untuk dimasak di dalam tanah. Telur yang dimasak di Tanah Merah memiliki rasa yang berbeda dengan telur yang rebus biasa. Karena, di Tanah Merah, uap air membawa mineral-mineral yang membuat rasa telur lebih enak.

Baca Juga  Potensi Panas Bumi Banten 695 MW Belum Termanfaatkan

Selain tanah merah, di pantai Idamdehe terdapat mata air panas dan pasir panas. Pada saat air surut, pasir di sekitar pantai menjadi lebih panas akibat pasir akibat aliran air panas.

Pesona Panas Bumi Halbar bukan hanya di Idamdehe, di Desa Payo, Payo Tengah, Bobo dan Bobojiku. Masyarakat sudah terbiasa memanfaatkan air panas untuk pemenuhan air bersih. Hal tersebut karena di wilayah-wilayah tersebut hampir semua sumur yang di buat, baik sumur bor maupun sumur gali mengeluarkan air panas.

Sadar tidak sadar, warga di empat desa tersebut telah memanfaatkan panas bumi langsung secara turun-temurun. Berdasarkan penuturan warga, warga di empat desa tersebut tidak pernah mengalami ganguan pada kulit. Bahkan, warga merasa kulit mereka lebih sehat.

Potensi Panas Bumi Jailolo

Potensi Panas Bumi Jailolo meliputi wilayah sekitar Gunung Jailolo, terutama di Desa Idamdehe. PT Geo Dipa Energi (Persero) mewakili pemerintah untuk melakukan eksplorasi di potensi panas bumi Jailolo. Saat ini PT Geo Dipa sedang melakukan penambahan data dalam rangka mempertajam analisis potensi panas bumi di Jailolo.

Baca Juga  Pemkab Bandung Inginkan Kepemilikan Saham di Perusahaan Panasbumi

Dengan potensi cadangan terduga 75 MW, setidak-tidaknya energi panas bumi yang kita ketahui sebagai energi baru yang ramah lingkungan dan berkelanjutan ini dapat menerangi Halmahera Barat bahkan mungkin pulau Halmahera dan juga dapat menggantikan PLTD milik PLN.

Membunuh atau Memakan Burung Maleo Denda 5 Juta

Selain Panas Bumi, warga Idamdehe sangat menghormati alamnya. Di Idamdehe ada sangsi kepada siapa saja yang membunuh atau memakan Burung Maleo yaitu sangsi denda sebesar 5 juta rupiah.

Bagi warga Idamdehe, Burung Maleo merupakan burung penanda waktu. Karena, burung Maleo di hutan Idamdehe akan berbunyi setiap dua jam. Biasanya, warga Idamdehe memanfaatkan bunyi burung Maleo di sore hari sebagai penanda untuk pulang dari kebun.

Berita ini 163 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita

Inilah Permasalahan dan Resiko Pengembangan Panas Bumi di Indonesia

Berita

Mengenal Potensi Panas Bumi Sajau di Kalimantan Utara

Berita

Sumatera Utara Kembali akan Sumbang Energi Ramah Lingkungan

Berita

IIGCE 2019 Bertema: Menjadikan Panasbumi sebagai Energi Hari Ini

Berita

Di Tepi Cimandiri, Pemandian Air Panasbumi Cikundul Tak Pernah Sepi

Berita

Enam Wilayah Kerja Panasbumi Segera Dilelang

Berita

Tiga Pembangkit Panasbumi akan Sumbang 180 MW Tahun Ini

Berita

Air Panas Nagrak Tangkuban Parahu, Pemandian di Keheningan Alam