Home / Berita

Rabu, 1 November 2023 - 13:15 WIB

PGE Cetak Laba Bersih Rp2,06 Triliun di Kuartal III 2023, PGE Kamojang Sumbang Pendapatan Terbesar

Komplek Pertamina Geotermal Energi Area Kamojang

Komplek Pertamina Geotermal Energi Area Kamojang

PABUMNews – Perusahaan panas bumi plat merah PT Pertamina Geothermal Energy Tbk atau PGE, mencetak  laba bersih sebesar 133,4 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp2,06 triliun (kurs Rp15.487) pada kuartal III-2023.

Nilai laba bersih ini melampaui capaian tahun 2022 lalu yang “hanya” 127,3 juta dolar AS.

Tercatat pula, laba bersih PGE ini meningkat 19,7 persen year on year (yoy) dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022 yang mencapai 111,4 juta dolar AS.

Dari sisi pendapatan usaha pun, PGE menorehkan peningkatan. Pada kuartal III -2022 pendapatan usaha PGE mencapai dari 287,4 juta dolar AS, sementara pada kuartal III 2023menjadi 308,9 juta dolar AS atau setara Rp4,7 triliun.

Baca Juga  Pengelolaan Energi Harus Jawab Tuntutan Global dan Kedepankan Kepentingan Nasional

Terungkap pula, dari seluruh area, PGE Area Kamojang menyumbang pendapatan terbesar untuk PGE selama kuartal II-2023. Nilainya 109,6 juta dolar AS atau setara Rp1,6 triliun. Di tempat kedua adalah PGE Area Ulubelu senilai 86,1 juta dolar AS atau setara Rp1,3 triliun.

Direktur Keuangan PGE Nelwin Aldriansyah mengatakan, dengan capaian itu kini PGE berada di posisi keuangan solid untuk terus tumbuh secara berkelanjutan, yang tercermin dari tingkat debt to equity ratio (DER) yang kuat, di level 36,8 persen.

“Dengan tingkat DER yang baik ini menjadi sinyal positif bagi kami untuk membuka peluang ekspansi usaha melalui pendanaan pihak ketiga,” ujar Nelwin, dikutip Rabu, 1 November 2023.

Baca Juga  Setelah Kenya, PGE Lirik Panas Bumi Turki

Nelwin menambahkan, ekuitas PGE pun meningkat dari 1,25 juta dolar AS menjadi 1,93 juta dolar AS atau setara Rp29,8 miliar, dibandingkan dengan 31 Desember 2022.

Dengan capaian ekuitas tersebut, kata Nelwin, perseroan berada dalam kondisi keuangan yang sehat dan memiliki kemampuan untuk membayar hutang dan menghasilkan laba.

Di sisi lain, PGE juga telah membukukan pendapatan kredit karbon 732 ribu dolar AS atau setara Rp11,3 miliar selama kuartal III-2023,.

Ini merupakan pendapatan perdana dari bursa karbon Indonesia.***

Berita ini 66 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita

Luhut Minta Sebagian Porsi Penugasan di PLN Dialihkan ke Swasta

Berita

Pemandian Air Panas Ciparay Bogor, Keindahan Tersembunyi di Kawasan Halimun -Salak

Berita

BRIN: Optimalisasi Pemanfaatan Panas Bumi akan Wujudkan Visi Nol Emisi Karbon

Berita

Pemandian Air Panas Way Belerang, Tempat Wisata Favorit di Lampung Selatan

Berita

Indonesia Butuh Lembaga Seperti GNS Milik Pemerintah Selandia Baru

Berita

Pemandian Air Panas Sangkanhurip Kuningan, Segar dan Menyehatkan

Berita

Revisi Target 35.000 MW Upaya Realistis
Mendorong Pengembangan Panas Bumi

Berita

Kemenkeu Setujui Holding Panas Bumi