Home / Berita

Sabtu, 29 September 2018 - 12:37 WIB

PLN Butuh Banyak SDM Panasbumi

Direktur Human Capital Management PT PLN (Persero) Muhamad Ali dan Rektor UPNVY Prof. Sari Bahagiarti (foto: dok humas UVNY)

PABUMNews– PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) membutuhkan banyak sumber daya manusia handal di bidang panasbumi seiring dengan didirikannya anak perusahaan PLN, yaitu PLN Gas dan Geotermal (PLN GG).

Direktur Human Capital Management PT PLN (Persero) Muhamad Ali mengatakan, untuk menutupi kebutuhan tersebut pihak PLN mulai sekarang sudah mempersiapkan SDM untuk mendukung pengembangan energi panasbumi.

“Tahun 2025 kami akan kekurangan sumber daya untuk di level management. Untuk itu yang kami lakukan adalah mencari yang terbaik, menyekolahkan ke sekolah – sekolah terbaik di level S1 dan S2, sedangkan untuk level operator kami sekolahkan di vokasi,” ujar Ali di acara Ramah Tamah dalam rangka Penandatanganan Nota Kesepahaman antara PT PLN (Persero) dengan UPN “Veteran” Yogyakarta, di Gedung Rektorat UPNVY, Senin (10/09/2018) lalu seperti dirilis Humas UPN Veteran.

Baca Juga  Dirut Geo Dipa: PLTP Patuha I Asset Negara, Tak Mungkin Diserahkan ke BGE

Lebih lanjut Ali mengatakan, hingga 2020 pihaknya membutuhkan sekitar 16.000 pegawai. Pasalnya banyak pegawai PT PLN (Persero) yang akan memasuki purna tugas.

“Melalui kerjasama ini kami berharap bisa menitipkan anak-anak kami (pegawai) menimba ilmu di UPN dan ikut mengembangPkan perusahaan saat kembali nanti,” katanya.

Rektor UPNVY Prof. Sari Bahagiarti menyatakan apresiasinya atas kepercayaan PT PLN menyekolahkan para pegawainya untuk melanjutkan studi S2. Meskipun program studi baru namun Rektor meyakinkan jika kurikulum perkuliahan akan disesuaikan dengan kebutuhan industry.

“Tenaga pengajar adalah para ahli di bidangnya. Mereka adalah Doktor dan Profesor yang besekolah di dalam dan luar negeri,” kata Sari.

Selain ilmu akademis, pihaknya juga akan mengajarkan karakter bela Negara bagi para mahasiswa. Hal ini merupakan ciri UPNVY sebagai Kampus Bela Negara.

Baca Juga  PLN Nyatakan Siap Garap WKP Panasbumi Rawa Dano Banten

Saat ini tercatat empat orang pegawai PT PLN (Persero) yang melanjutkan pendidikan jenjang Magister di Teknik Rekayasa Perminyakan Bidang Keahlian Ekploitasi Panas Bumi di Fakultas Teknologi Mineral melalui program tugas belajar.

Seperti diketahui, PLN dalam dua tahun ini mendapat tambahan penugasan 11 WKP panasbumi, tiga di antaranya akan digarap oleh anak usahanya yang baru PT PLN GG. Di samping membutuhkan aliran dana yang murah, untuk menggarap ke-11 WKP tersebut tentu dibutuhkan SDM panas bumi yang cukup banyak.

Ada pun sebelas WKP itu adalah WKP Mataloko 22,5 MW, Atedei 10 MW, Ulumbu 50 MW di Nusa Tenggara Timur. Kemudian WKP Songa Wayaua 10 MW di Maluku Utara, Gunung Tangkuban Perahu 60 MW di Jawa Barat, Tulehu 2×10 MW di Ambon, Ungaran 55 MW di Jawa Tengah, dan Kepahiang 110 MW di Bengkulu. (es)

Berita ini 9 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita

Baturadden, Lokasi Idola Tujuan Wisata

Berita

Pemkab Kukar Dorong Pemanfaatan Langsung Panasbumi

Berita

Ini yang Dilakukan Perusahaan Panas Bumi PT SMGP Cegah Covid-19

Berita

Konsisten Melestarikan Lingkungan, PGE Area Kamojang Raih Proper Emas Ketujuh

Berita

ITB Gelar Lokakarya Panasbumi ke-9
ITB International Geothermal Workshop 2021

Berita

ITB International Geothermal Workshop 2021 Di Buka Besok

Berita

Potensi Panas Bumi Jawa Barat Tersebar di 25 Titik, Berikut Rinciannya

Berita

Semburan Air Panas Tasikmalaya, Berbeda dengan Semburan Lapindo