Home / Berita

Senin, 11 September 2017 - 10:07 WIB

PLTP Karahabodas Gelar Sosialisasi Jalur Transmisi

Kegiatan sosialisasi rencana pemasangan instalasi SUTT di Kecamatan Karangtengah, Garut, Jawa Barat (PABUMNews)

PABUMNews-Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi (PLTP) Karahabodas, Jawa Barat, saat ini sudah masuk pada tahap pemasangan instalasi transmisi yang bernama Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT). Instalasi untuk menyalurkan energi listrik dari PLTP tersebut, rencananya membentang dari Karahabodas, Kabupaten Tasikmalaya, ke Gardu Induk (GI) milik PT. PLN yang terletak di Cilawu, Kabupaten Garut.

Pihak PT Pertamina Geothermal Energi (PGE), anak usaha PT Pertamina (Persero) yang menggarap lapangan panasbumi Karahabodas, giat melakukan sosialisasi sejak Agustus lalu. Berbagai pihak, baik unsur pemerintahan maupun elemen masyarakat, diikutsertakan dalam sosialisasi terkait rencana pemasangan SUTT tersebut.

Sosialisasi yang dilakukan pihak PGE, di antaranya digelar di Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut. Empat kepala desa (kades) dan unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kecamatan Karangtengah hadir dalam kesempatan itu. Begitu pula Camat Karangtengah, Ety Nurul Hayati. Sementara dari pihak PGE diwakili oleh H.Hendi dan dari PT PLN diwakili Kusdan Iskandar.

Baca Juga  Djibouti Minta Bantuan Indonesia Kembangkan Panasbumi

Wilayah Kecamatan Karangtengah. selain dipastikan akan terlewati jalur transmisi, juga merupakan wilayah di mana proyek PLTP Karahabodas berada. Oleh karena itu, bagi PGE, Kecamatan Karangtengah merupakan wilayah penting untuk kesuksesan pembangunan PLTP.

Dalam kesempatan itu dijelaskan, lahan yang dilewati jalur SUTT harus dikosongkan, tidak boleh ada bangunan rumah dan ditanami pohon keras yang nantinya melebihi tinggi Tower SUTT.

Pihak PLN dan PGE menjelaskan, seluruh jalur SUTT di mana pun berada disyaratkan bebas dari bangunan dan pohon untuk menghindari hal-hal tak diinginkan di kemudian hari.

Sementara itu, Camat Karangtengah Ety Nurul Hayati menyatakan, sebagai wakil dari pemerintah ia berharap pemasangan SUTT berjalan lancar sehingga energi listrik panasbumi dari Karahabodas bisa segera dinikmati masyarakat Indonesia.

Etty pun berharap proyek PLTP Karahabodas bermanfaat dan memberi keuntungan langsung terhadap masyarakat yang berada di sekitar PLTP, terutama masyarakat Karangtengah.

Baca Juga  ADB: Skema BPP Membuat Pengembangan Panasbumi di Indonesia Melambat

Masih dalam kesempatan itu, Etty meminta agar CSR (Corparate Social Responsibility) Karahabodas, terus ada dan dinikmati oleh masyarakat sekitar proyek secara merata.

“Kami berharap CSR tersebut bukan hanya dinikmati dua desa tapi juga seluruh desa yang ada di Karangtengah. Jadi bukan hanya Cinta dan Cintamanik, melainkan juga untuk Desa Caringin dan Sindanggalih,” katanya baru-baru ini.

Bahkan secara terus terang Etty berharap CSR pun bisa mengakomodir keperluan tingkat Kecamatan Karangtengah, apalagi PLTP Karahabodas sebentar lagi akan komersial.

Seperti diberitakan, PLTP Karahabodas yang berkapasitas 30 MW tersebut merupakan satu dari empat PLTP yang pada tahun 2017 ini beroperasi. Tiga PLTP lainnya adalah Sarulla Unit II berkapasitas 110 MW di Sumatera Utara, PLTP Ulubelu Unit 4 di Lampung, PLTP Sorik Marapi Modular di Sumatera Utara. (ESN)

Berita ini 27 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita

Ketum ADPPI: RUU EBT Belum Memadai Atur Panasbumi

Berita

Hivos Siap Kembangkan Panasbumi Flores Tahun 2019

Berita

Kerjasama Pengembangan Panasbumi Indonesia-Belanda Diperpanjang Hingga 2021
10 Pembangkit geothermal terbesar di dunia

Berita

10 Pembangkit Panas Bumi Terbesar Di Dunia

Berita

Lima WKP Panasbumi Berkapasitas 784 MW Dilelang April Ini

Berita

Ini Penjelasan Bumigas dan KPK Terkait Surat Deputi Bidang Pencegahan ke Geo Dipa

Berita

Lima WKP akan Dilelang, Koordinasi dengan Pemda Diperkuat

Berita

Pemandian Air Panas Ciparay Bogor, Pesona Indah di Dasar Lembah