Home / Berita

Rabu, 22 Maret 2023 - 14:44 WIB

PLTP Lumut Balai Unit 2 55 MW Ditargetkan Beroperasi 2024, PGE Kembali Anggarkan Modal

PLTP Lumut Balai di Muara Enim, Sumatera Selatan.

PLTP Lumut Balai di Muara Enim, Sumatera Selatan.

PABUMNews – PT. Pertamina Geothemal Energi (PGE) kebut pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 2 55 MW, Sumatera Selatan. Diharapkan, PLTP ini bisa beroperasi tahun 2024 mendatang.

Direktur Keuangan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) Nelwin Aldriansyah menyebutkan, untuk kebutuhan tersebut, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) telah menganggarkan modal sebesar US$250 juta pada 2023, atau setara Rp 3,8, triliun lebih (1 dollar setara Rp 15,262.5)

Modal sebesar itu, lanjutnya, dialokasikan di antaranya untuk pembangunan PLTP Lumut Balai Unit 2 dan pemeliharaan serta operasi wilayah kerja (WK) panas bumi yang sudah yang ada.

Ia menambahkan, pembangunan PLTP Lumut Balai Unit 2 saat ini dalam tahap pembangunan konstruksi dan prasarana pendukung lainnya.

Baca Juga  Kementerian ESDM Rilis Pemenang Penghargaan Subroto 2023, di Sektor Panas Bumi Diborong Perusahaan Ini

“Diharapkan beroperasi komersial pada 2024,” katanya kepada wartawan, Selasa (21/3/2024).

Tahun 2022, PGE juga melakukan kontrak kerjasama untuk pembangunan PLTP Lumut Balai Unit 2 .

Kontrak kerjasama dilakukan PGE bersama konsorsium Mitsubishi Corporation, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., dan SEPCO III Electric Power Construction Co. Ltd.

Lokasi proyek PLTP Lumut Bali Unit 2 menyangkut dua kabupaten yaitu Muara Enim dan Ogan Komering Ulu, Provinsi Sumatera Selatan. Sementara lokasi kantor PGE Lumut Bali berada di Desa Panindayan, Kecamatan Semendo Kabupaten Muara Enim.

Keberhasilan pembangunan PLTP Lumut Bali Unit 2 akan menambah kapasitas PLTP Lumut Balai.

Sebelumnya, PLTP Lumut Balai Unit 1 55 MW telah beroperasi secara komersial pada 2019 lalu.

Baca Juga  Media Panas Bumi Terkemuka ThinkGeoEnergy Tunjuk Perempuan Indonesia sebagai Manajer Riset

Listrik dari PLTP Lumut Balai Unit 2 akan disalurkan kepada PT PLN untuk menambah kehandalan listrik dan ketersediaan listrik di Sumatera Selatan.

PLTP Lumut Balai Unit 2, diperkirakan bisa menerangi sebanyak 55 ribu rumah.

Diketahui, saat ini, anak usaha PT Pertamina (Persero) tersebut mengelola 13 WKP dengan kapasitas terpasang sebesar 1,8GW.

Dari kapasitas sebesar itu, 672 MW dikelola sendiri oleh PGE dan 1.205 MW dikelola dengan skenario Kontrak Operasi Bersama.

Kapasitas terpasang PLTP milik PGE, menyumbang sekitar 82 persen dari total kapasitas terpasang panas bumi di Indonesia secara keseluruhan.

Dengan kapasitas sebesar itu, emisi CO2 yang bisa dikurangi sebesar sekitar 9,7 juta ton CO2 per tahun.***

Berita ini 795 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita

Pengembangan PLTP Ulumbu di NTT Terjadi Pro Kontra, Begini Respon Kapolres Manggarai
Jelang Lebaran GeoDipa Bagikan Beasiswa

Berita

Jelang Lebaran GeoDipa Bagikan 325 Paket Beasiswa

Berita

Medco Mulai Pengeboran Eksplorasi Panas Bumi Blawan Ijen

Internasional

PLENARY SESSION ITB International Geothermal 2022, Berikut Informasi Lengkapnya

Berita

Daftar Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Jawa Barat

Berita

Potensi EBT Sebesar 441,7 GW akan Jadi Energi Utama

Berita

Geo Dipa Energi dan Supreme Energy Raih Subroto Award 2023

Berita

Kepengurusan API Berakhir Oktober 2023, Siapa Calon Pengganti Prijandaru Effendi?