Home / Berita

Kamis, 11 Juni 2020 - 14:39 WIB

PLTP Unit 2 Dieng dan Patuha Kurangi Emisi CO2 700.000 Ton Per Tahun

Dirut GDE Riki F Ibrahim dan jajaran direksi GDE lainnya berfoto bersama pejabat Kementerian ESDM, dan Kementerian Keuangan. (Dok.GDE)

Dirut GDE Riki F Ibrahim dan jajaran direksi GDE lainnya berfoto bersama pejabat Kementerian ESDM, dan Kementerian Keuangan. (Dok.GDE)

Dirut GDE Riki F Ibrahim (paling tengah) dan jajaran direksi GDE lainnya berfoto bersama pejabat Kementerian ESDM dan Kementerian Keuangan. (Foto: Dok.GDE)

PABUMNews – Geo Dipa Energi (GDE) yang telah mendapatkan persetujuan pinjaman dari Bank Pembangunan Asia (ADB) sebesar 300 juta Dolar AS setara Rp 4,19 triliun, segera melakukan pembangunan fisik untuk pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Unit 2 Dieng dan Patuha.

Direktur Utama GDE Riki F Ibrahim menyatakan, pembangunan fisik untuk PLTP 2 Dieng dan Patuha akan dilakukan tahun 2020 ini hingga tahun 2023.

“Proyek tersebut sangat strategis bagi pengembangan investasi panas bumi di Indonesia. Serta berperan mendukung upaya pemerintah untuk menarik investasi sektor swasta di sektor ini,” jelas Riki dalam keterangan tertulisnya, Senin (8/6/2020).

Baca Juga  Pemanfataan Panasbumi Dukung Program Aceh Green

Dengan pengembangan tersebut, rencananya GDE akan meningkatkan kapasitas PLTP Dieng dan Patuha hingga 220 MW dari kapasitas sekarang 110 MW.

“Penambahan kapasitas direncanakan 55 MW baik untuk PLTP Dieng Unit 2 maupun Patuha Unit 2,” papar Riki.

Kedua proyek tersebut sudah dipersiapkan sejak kuartal IV 2019, dengan proses persiapan pendanaan, perencanaan proyek, dan pembuatan dokumen pengadaan.

Riki menjelaskan, Patuha 2 dan Dieng 2 merupakan Proyek Strategis Nasional yang menyediakan listrik ramah lingkungan dalam jaringan Jawa-Bali. Selain itu akan mengurangi tingkat emisi CO2 lebih dari 700.000 ton per tahun jika dibandingkan pembangkit listrik yang bersumber dari energi fosil.

Baca Juga  ENGIE Berharap Harga Tarif Listrik PLTP Rantau Dedap Menguntungkan

“Kemudian dapat mengurangi impor minyak setara dengan 35 juta Bbl BBM untuk 25 tahun,” paparnya.

Selain mengembangkan PLTP Unit 2 Dieng dan Patuha, Geo Dipa juga sekarang ini tengah mengembangan PLTP Small Scale Dieng sebesar 10 MW. PLTP ini ditargetkan beroperasi akhir tahun 2020.

PLTP small scale Dieng masuk dalam Road Map Panas Bumi EBTKE 2017-2025, bahkan termasuk Kegiatan Prioritas Pemantauan Kantor Staf Presiden Jokowi yang selalu dimonitor guna peningkatan Kapasitas Terpasang PLTP di Indonesia. (es)

Berita ini 302 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita

PGE Bangun PLTP Lahendong Unit 7 dan 8, Target COD Tahun 2027

Berita

Lapangan Panasbumi Berusia Lebih 35 Tahun Ini, Ditarget Pendapatan Rp 1,6 Triliun

Berita

Inilah Sinergi Gereja dan Pemerintah Terkait Rencana Pemanfaatan Panas Bumi Wae Sano

Berita

Taman Pintar Panas Bumi Yogyakarta Penting Didirikan di Daerah Penghasil Panas Bumi Lainnya di Indonesia

Berita

Empat PLTP Segera COD, Kapasitas Terpasang Panasbumi 2017 Bisa Tercapai

Berita

Tanuhi, Pemandian Air Panasbumi di Tanah Dodol Kandangan

Berita

Mengenal Yudistian Yunis dan Sederet Tugasnya sebagai Direktur Utama PT Geo Dipa Energi

Berita

Ingin Mandi Belerang, Datanglah ke Way Belerang di Lampung Selatan