Home / Berita

Selasa, 30 Oktober 2018 - 12:07 WIB

PNBP Panasbumi Lampaui Target

PABUMNews- Realisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari panasbumi sampai dengan kuartal III/2018 melebihi target 163%. Pada kuartal III ini pemerintah menargetkan PNBP sebesar Rp 700 miliar, namun ternyata lebih dari itu, mencapai Rp 1,14 triliun.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energ (EBTKE), Kementerian ESDM, Rida Mulyana, mengungkapkan, PNBP tersebut bersumber dari empat jenis penerimaan, yakni setoran bagian pemerintah, iuran tetap eksplorasi, iuran tetap produksi, dan iuran produksi/royalti.

“Komposisi penerimaan utamanya ditopang dari wilayah kerja panas bumi (WKP) eksisting yang mencapai Rp1.117 miliar atau sebesar 97,26% dari total penerimaan. Sedangkan sisanya sebesar 2,4% atau mencapai Rp27 miliar dari WKP izin panas bumi (IPB),” sebut Rida seperti dirilis Bisnis.Com, Senin (28/10/2018).

Baca Juga  Indonesia Butuh Pusat Riset Panasbumi

Ditambahkannya, penundaan pengeboran tersebut membuat setoran bagian pemerintah menjadi lebih besar.

“Sementara faktor lainnya dari besarnya PNBP adalah rendahnya kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Rida pun menyampaikan, realisasi penurunan emisi gas CO2 juga melampaui target 2018. Hingga triwulan III 2018, penurunan emisi gas CO2 sudah mencapai 40 juta ton CO2, sementara target hanya sekitar 36 juta ton CO2.

Baca Juga  Garap 8 WKP, Lima Perusahaan Panasbumi Masuki Tahap Pra Joint Venture dengan PLN

“Ini membanggakan karena kita sudah melampaui apa yang sudah ditugaskan untuk menurunkan emisi CO2, yang sudah 40 juta ton,” ujar Rida.

Rida juga menyampaikan bahwa dari 70 kontrak EBT yang ditandatangani pada 2017, 4 di antaranya telah beroperasi pada kuartal III 2018 ini dan 26 proyek sedang dalam masa konstruksi.

Sedangkan untuk kapasitas terpasang Pembangkit EBT yang dibangun dengan APBN, Rida menyebutkan, sampai dengan Oktober 2018 mencapai 50.889 kilowatt (kW). Sementara kapasitas pembangkit panasbumi sebesar 1.948,5 megawatt (MW), tidak jauh dari target 2018 sebesar 2.058,5 MW. (es)

Berita ini 44 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita

Air Panas Ciseeng Bogor Memang Menyegarkan

Berita

BPPT Kaji PLTP Skala Kecil untuk Daerah Terpencil

Berita

Pengoperasian PLTP, Harus Menjaga Kelestarian Hutan Demi Ketersediaan Air

Berita

Kejar Target Penurunan Gas Rumah Kaca, PLN-SMI Kerjasama Pengembangan Panas Bumi Tahun 2020

Berita

Panas Bumi Bukan Gas Bumi

Berita

Menengok Tomohon, Kota Panas Bumi di Indonesia Timur
PLN Garap Panas Bumi Kepahiang

Berita

PLN Gagal Garap Kepahiang, 4 Tahun Rakyat Menanti

Berita

Kebut Pemanfaatan energi Bersih Panas Bumi di Indonesia, Medco Gandeng GreenFire Energy