Home / Data

Jumat, 16 Juli 2021 - 09:01 WIB

Potensi Panas Bumi Banten 695 MW Belum Termanfaatkan

PABUMNews – Potensi panas bumi Banten merupakan harta karun yang sampai saat ini belum termanfatkan secara optimal. Potensi panas bumi di Banten tersebar di 3 Kabupaten, yaitu Serang, Lebak dan Pandeglang dengan total potensi panas bumi 695 MW.

Dari 6 potensi panas bumi Banten baru 4 titik potensi yang sudah ditetapkan menjadi Wilayah Kerja yaitu Kaldera Danau Banten (3 titik potensi) dan Gunung Endut (1 titik potensi). Sedangkan 2 titik potensi lainya masih dalam status wilayah terbuka yaitu titik potensi Malingping dan Pamancalan.

Wilayah Kerja Panas Bumi Kaldera Danau Banten

Wilayah Kerja Panas Bumi Kaldera Danau Banten terdiri dari 3 titik potensi, yaitu potensi Rawa Dano, Gunung Karang dan Gunung Pulosari. Kaldera Danau Banten ditetapkan menjadi Wilayah Kerja panas bumi pada tanggal 15 Januari 2009 melalui Surat Keputusan Menteri ESDM No. 0026 K/30.MEM/2009.

Wilayah Kerja ini merupakan wilayah kerja panas bumi dengan luas terbesar di Indonesia (104,200 Ha). Rencana pengembangan pembangkitan listrik di WK Kaldera Danau Banten adalah 220 MW, dibagi menjadi dua tahapan pengembangan yaitu PLTP Rawa Dano 1x 110 MW dan Gunung Karang – Gunung Pulosari 2x 55 MW.

Baca Juga  Potensi Panas Bumi Gunung Endut Belum Tersentuh

Izin Usaha Panas Bumi (IUP) dimiliki oleh PT. Sintesa Banten Geothermal (SBG) melalui Keputusan Gubernur Banten Nomor 540/Kep.563-Huk/2011 tanggal 28 April 2011. Ironisnya 10 tahun sejak Izin Usaha Panas Bumi diterbitkan, wilayah kerja panas bumi ini masih terbengkalai.

Wilayah Kerja Panas Bumi Gunung Endut

Gunung Endut ditetapkan menjadi wilayah kerja panas bumi pada tanggal 21 April 2011 melalui SK Menteri ESDM No 1154 K/30/MEM/2011. Luas area Wilayah Kerja Panas Bumi Gunung Endut adalah 25,670 Ha, dengan total potensi 180 MW. Sejak tahun 2018 Gunung Endut masuk dalam rencana Pelelangan dan penunjukan langsung.

Potensi Pengembangan Panas Bumi Pemanfaatan Langsung

Selain untuk pembangkitan listrik, potensi panas bumi Banten untuk pemanfaatan langsung masih sangat terbuka dan potensial jika dilihat dari sebaran manifestasi panas bumi yang ada.

Pemanfaatan langsung panas bumi sendiri adalah kegiatan pengusahaan atau pemanfaatan panas pumi secara langsung tanpa melakukan proses pengubahan dari energi dan atau fluida panas menjadi jenis energi lain untuk keperluan non-listrik.

Baca Juga  Panasbumi Gunung Geureudong

Bidang usaha pemanfaatan langsung panas bumi adalah sebagai berikut:

  • Wisata; meliputi jenis usaha perhotelan, pemandian air panas, dan terapi kesehatan.
  • Agrobisnis; pemanfaatan panas bumi untuk proses pengolahan hasil pertanian dan greenhouse.
  • Industri; pemanfaatan panas bumi untuk proses pengolahan pengolahan kulit, kayu, rotan dan pengolahan industri lainnya.
  • Kegiatan usaha lain yang menggunakan panas bumi

Kewenangan pengelolaan dan izin Pemanfaatan Langsung panas bumi berdasarkan amanat Undang-undang No. 21 Tahun 2014 tentang Panas Bumi berada di Pemerintahan Provinsi atau Kabupaten/Kota.

Potensi Energi Baru Terbarukan (EBT) Banten

Berdasarkan data Dinas ESDM Provinsi Banten, Banten memiliki sumber EBT lainnya selain panas bumi yaitu: Minihidro dan Mikrohidro (72 MW), Surya (2.461 MW), Bayu (1.753 MW), Bioenergi (465,1 MW) dan Sampah (13,09 MW).

Potensi EBT Banten ini masih belum termanfaatkan secara optimal. Sampai saat ini, Banten masih mengandalkan batu bara untuk pemenuhan penyediaan listrik. (hn)

Berita ini 165 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Data

Sumatera Selatan Miliki 10 Persen Potensi Panasbumi Tanah Air

Data

Panasbumi Gunung Geureudong

Data

Potensi Panas Bumi Indonesia

Berita

Panasbumi Gorontalo Menanti Investor
10 Pembangkit geothermal terbesar di dunia

Berita

10 Pembangkit Panas Bumi Terbesar Di Dunia

Data

Istilah-istilah dalam Panasbumi

Data

Inilah Peran Panasbumi Terhadap Pembangkit Listrik di Indonesia

Data

Mengenal Potensi Panasbumi NTT