Home / Berita

Senin, 14 Agustus 2017 - 20:07 WIB

Soal Panasbumi, Indonesia Perlu Belajar ke Islandia

Foto: Tim DPR-RI berkunjung ke IGOS (Iceland Geo Survey) yang merupakan pusat penelitian panasbumi milik Pemerintah Islandia

PABUMNews – Memiliki pusat penelitian yang hebat adalah kunci dalam kesuksesan pengembangan panasbumi sebab hasil risetnya dapat menurunkan tingkat risiko kegiatan eksplorasi, eksploitasi dan pemanfaatan.

“Selain itu pusat penelitian tersebut bisa memperbaiki pemahaman mengenai panasbumi,” jelas Wakil Ketua DPR-RI, Agus Hermanto saat meninjau pusat penelitian panasbumi milik Pemerintah Islandia, yakni Iceland Geo Survey (ISOR), Rabu (9/8/2017) lalu.

Kunjungan kerja Agus Hermanto ke Islandia bersama anggota DPR lainnya bertujuan untuk belajar tentang pengembangan panasbumi di Islandia, terutama tentang lembaga penelitiannya.

Menurut Agus, kesuksesan Islandia dalam mengembangkan sumber panasbumi karena didukung oleh pusat penelitian berkelas dunia yang bergerak di bidang energi panasbumi, IGOS. “Inilah lembaga lembaga yang memiliki peran penting pengembangan panasbumi di Islandia,” katanya.

Baca Juga  Tahun 2023 Geo Dipa Diharapkan Bisa Terangi 540.000 Rumah

Di Islandia, lanjut Agus, penelitian tentang panasbumi telah dimulai sejak tahun 1945 di bawah Instansi pemerintah. “Kini, Islandia Geo Survey atau IGOS melanjutkan penelitiannya sebagai lembaga negara yang independen.

Dia menambahkan, pemerintah Islandia tengah menjalankan program pengeboran  dalam rangka membantu Indonesia mempercepat pengembangan panasbumi. Pada tahap awal, program ini berfokus pada kegiatan eksplorasi sampai dengan pengeboran eksplorasi yang kemudian data yang diperoleh dari kegiatan ini akan menjadi dasar dokumen tender Wilayah PanasBumi (GWA).

Baca Juga  Lelang WKP Panasbumi Tunggu Skema Feed in Tariff

“Kami yakin akan ada proses pembelajaran untuk semua institusi yang terlibat dalam program tersebut, seperti Direktorat Jenderal Konservasi Baru, Terbarukan dan Energi, Badan Geologi, dan PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI). selain itu, kami juga berharap, semua anggota yang terlibat dalam program ini akan menjadi ahli nasional yang terbentuk sebagai Pusat Riset Panasbumi Indonesia ke depannya, serupa dengan ISOR pada periode 1970-1980,” papar Agus

Dia menambahkan, tujuan dari kunjungan ini adalah untuk belajar bagaimana Pemerintah Islandia mengelola pusat penelitian dalam mengembangkan PanasBumi dan memaksimalkan penggunaan energi panasbumi (langsung dan tidak langsung). (es)

Berita ini 59 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita

Sumatera Utara Kembali akan Sumbang Energi Ramah Lingkungan

Berita

Direktur Bank Dunia Dorong Indonesia Ganti Pembangkit Batubara dengan Panas Bumi

Berita

Selain Panasbumi, Patuha Juga Anugerahi Pesona Indah Kawah Putih

Berita

BPPT Fokus Kembangkan Pembangkit Listrik Panasbumi Skala Kecil

Berita

Fitch Solutions: Tahun 2022 Panasbumi Indonesia Salip Amerika Serikat

Berita

Inilah Acara ITB International Geothermal Workshop 2020

Berita

Kapasitas Terpasang Panasbumi Indonesia Jadi 2.043,5 MW Akhir 2018

Berita

Bauran Energi Lebihi Target Penjualan Listrik Melambat