Home / Berita

Jumat, 26 April 2019 - 13:40 WIB

Sri Mulyani : Pemanfataan Panasbumi Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Menteri Keuangan Sri Mulyani (foto: Istimewa)

Menteri Keuangan Sri Mulyani (foto: Istimewa)

Menteri Keungan Sri Mulyani (Foto: Istimewa)

PABUMNews- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengajak semua pihak mendukung pemanfataan panasbumi atau geothermal sebagai salah satu sumber energi terbarukan untuk mendukung terciptanya ketahanan energi.

Menurutnya, jika dilakukan dengan integritas dan profesionalisme yang tinggi, maka hadiah dari Tuhan yang begitu indah berupa energi panasbumi dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Oleh karena itu, saya ingin mengajak kita semua secara bersama-sama mulai mewujudkan geothermal sebagai salah satu sumber energi terbarukan di Indonesia yang memang sesuai ‘fitrah’ nya, sehingga kita mampu menciptakan ketahanan energi di Indonesia secara baik,” katanya ketika memberikan sambutan pada saat peresmian grounbreaking PLTP Unit 2 Dieng da Patuha di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (25/4/2019).

Ditegaskannya, groundbreaking proyek Geo Dipa untuk melanjutkan pembangunan PLTP Unit 2 Dieng dan Patuha masing-masing sebesar 60 MW, adalah wujud nyata Kementerian Keuangan melalui Geo Dipa dalam mendukung pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT).

“Selain untuk memenuhi kebutuhan listrik yang terus meningkat, pengembangan panasbumi yang dilakukan Geo Dipa merupakan upaya membantu tercapainya target bauran energi sebesar 23%,” katanya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian ESDM, FX Sutijastoto, mengatakan, sesuai Kebijakan Energi Nasional (KEN), pemerintah akan mengurangi bahan bakar fosil dan meningkatkan pemanfaatan EBT.

Baca Juga  Optimalisasi Panasbumi akan Dorong Kedaulatan Energi

“Upaya ini di antaranya sebagai upaya untuk merealisasikan komitmen Indonesia mengurangi efek gas rumah kaca sebesar 29% pada tahun 2030 tanpa bantuan internasional,” jelasnya.

Sutijastoto menambahkan, untuk memenuhi bauran energi nasional 23% pada tahun 2025, panasbumi ditargetkan berkontribusi sebesar 7200 MW yang setara dengan 43 juta ton pengurangan CO2. Sampai dengan tahun 2018, kapasitas terpasang Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi telah mencapai angka 1.948,5 MW atau sekitar 7% dari potensi yang ada sebesar 29 GW.

“Dengan demikian, untuk memenuhi target 7.200 MW maka dalam 6 (enam) tahun ke depan kita harus dapat memenuhi kekurangan kapasitas sebesar 5.251,5 MW atau sebesar 875.25 MW/tahun,” kata Sutijastoto.

PT Geo Dipa Energi, ujarnya, merupakan salah satu Special Mission Vehicles (SMV) di bawah Kementerian Keuangan yang memiliki misi untuk mendukung program pemerintah dalam penyediaan tenaga listrik panasbumi.

“Sampai dengan tahun 2018, Geo Dipa telah berkontribusi sebesar 6% dari jumlah kapasitas terpasang keseluruhan atau sebesar 115 MW yang berasal dari PLTP Dieng sebesar 60 MW dan PLTP Patuha sebesar 55 MW.

Baca Juga  API: Kebijakan Tariff ”Feed-in Tariff” Listrik Panasbumi

Sutijastoto berharap, proyek PLTP Unit 2 Dieng dan Patuha berjalan dengan baik dan beroperasi sesuai target, sehingga Geo Dipa terus berkontribusi dalam pengembangan energi bersih yang ramah lingkungan.

Corporate Secretary PT Geo Dipa Energi (Persero), Endang Iswandini, dalam rilisnya mengungkapkan, Geo Dipa bertekad upaya pengembangan perusahaan harus dibarengi pula dengan upaya pengembangan masyarakat, terutama masyarakat sekitar PLTP. Oleh karena itu, Geo Dipa terus berupaya mengembangkan program community development agar masyarakat yang berada di kawasan PLTP ikut berkembang sehingga bisa meningkatkan kesejahteraannya.

Program Community Development Geo Dipa, Menurut Endang, memiliki 4 pilar, yaitu GeoDipa Peduli, GeoDipa Maju, GeoDipa Pintar dan Geodipa Hijau.

“Keempat pilar ini ditujukan untuk memberi manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan pelestarian lingkungan,” jelasnya.

Endang menambahkan, salah satu bentuk program Community Development yang dilakukan Geo Dipa adalah adanya masyarakat binaan perusahaan baik di Wonosobo maupun Bandung.

“Mereka pun dihadirkan saat peresmian Groundbreaking PLTP Unit 2 Dieng dan Patuha,” jelasnya. (es)

Berita ini 30 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita

PGE Lumut Balai Kenalkan Panasbumi kepada Siswa SD Lewat Komik

Berita

Pemkab Bandung Inginkan Kepemilikan Saham di Perusahaan Panasbumi

Berita

Maret 2020, Medco Bor Sumur Eksplorasi di WKP Blawan-Ijen

Berita

Pemandian Air Panasbumi Sumber Urip Rejang Lebong, Sederhana Namun Alami

Berita

Dua Perusahaan Panasbumi Raih PROPER Emas 2018 dari Kementerian LHK

Berita

Inkonsistensi Regulasi Tariff, Enel Green Power Pertimbangkan Hengkang dari Panasbumi Way Ratai

Berita

Menkeu Minta PMN Digunakan Kembangkan EBT, Berikut Garapan PLN di Panas Bumi

Berita

Perusahaan Panasbumi PT SEML Bagikan Bantuan Alat Kerja untuk Korban Banjir Solok Selatan